Martin Janjikan Akhir Berbeda untuk Buku Game of Thrones


Penulis: Basuki Eka Purnama - 22 May 2019, 08:45 WIB
AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Jason Merritt
 AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Jason Merritt
George RR Martin

PENGGEMAR Game of Thrones masih berkutat membahas akhir serial televisi Game of Thrones. Kini, mereka mendapat kesempatan untuk mendapatkan kabar gembira atau kabar yang lebih buruk lagi.

Penulis George RR Martin mengungkapkan akhir dari buku yang ditulisnya kemungkinan jauh berbeda dari akhir yang dihadirkan serial yang ditayangkan stasiun televisi HBO itu.

Hal itu karena Martin masih belum merilis dua buku terakhir dari serial Game of Thrones.

Penulis skenario David Benioff dan DB Weiss harus memutuskan akhir dari cerita keluarga bangsawan yang berebut meraih posisi di Iron Thrones karena Martin tidak juga menyelesaikan bukunya.

Meski mendapatkan bimbingan dari Martin, para penggemar kecewa dengan Season 8 dan terakhir Game of Thrones. Bahkan, sekitar 1,4 juta orang menandatangani petisi agar season itu dibuat ulang.

Baca juga: Episode Terakhir Game of Thrones Ditonton 19,3 Juta Orang

Para penggemar telah lama menunggu buku Martin berikutnya, The Winds of Winter. Martin mengaku masih dalam proses penulisan. Adapun buku pamungkas akan diberi judul A Dream of Spring.

"Saya masih menulis. Musim dingin akan tiba. Saya telah mengatakan kepada Anda bahwa The Winds of Winter akan sangat telat namun itu akan selesai," ujar Martin dalam blog yang dirilis pada Senin (20/5).

"Saya tidak akan mengatakan kapan. Namun, saya berjanji menyelesaikannya. Setelah itu akan datang A Dream of Spring."

"Bagaimana semuanya akan berakhir? Apakah akan sama dengan serialnya? Iya dan tidak. Dan tidak. Dan iya," imbuh Martin. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT