TKN: KPU tidak Bisa Ditekan Massa


Penulis: Putra Ananda - 19 May 2019, 12:45 WIB
MI/MI/Susanto
 MI/MI/Susanto
Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin Ace Hasan Syadzily

JURU bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin, Ace Hasan Syadzily, menyebut keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak bisa ditekan dengan kekuatan massa. Hal yang sama juga berlaku untuk penyelenggara Pemilu lainnya yaitu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ace mengajak semua pihak utuk menghormati proses dan hasil Pemilu sesuai dengan mekanisme perundang-undangan yang berlaku.

"KPU dan Bawaslu tidak bisa ditekan oleh tekanan massa, biarkan KPU bekerja. Hasil Pemilu yang akan diumumkan 22 Mei nanti merupakan pilihan rakyat," tutur Ace saat dihubungi oleh Media Indonesia, Minggu (19/5).

Ace melanjutkan, kemenangan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sulit terbantahkan.

Baca juga: TKN : Jangan Jadikan Putusan Bawaslu Upaya Delegitimasi KPU

Selisih suara Jokowi-Amin dengan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga mencapai lebih dari 15 juta suara. Hasil tersebut merupakan hasil penghitungan KPU tingkat nasional yang sudah selesai dilakukan di 28 provinsi.

"Fakta kemenangan ini sulit terbantahkan. Hasil Pemilu ini adalah pilihan rakyat," ungkapnya.

Ace berharap kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) dapat bijak menyikapi hasil Pemilu. Pihaknya pun mempersilakan BPN untuk melaporkan dan membuktikkan tudingan-tudingan kecurangan melalui jalur yang telah ditetapkan yaitu Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau mereka temukan kecurangan silahkan tempuh jalur sesuai UU," paparnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT