Bakar Kalori dengan Mengunyah Permen Karet


Penulis: Dhaifurrakhman Abas - 19 May 2019, 05:55 WIB
MI
 MI
Ilustrasi

MENGKONSUMSI permen karet ternyata banyak gunanya. Selain memberikan sensasi manis pada mulut, mengonsumsi permen karet bisa membantu menurunkan berat badan.
 
Sebab, mengunyah merupakan kegiatan yang bisa membakar kalori tubuh. Meski kalori yang dibakar tidak terlalu besar, namun, mengunyah permen karet bisa menjadi strategi jitu dalam menghidari ngemil pada malam hari.
 
“Saya pikir bagi sebagian orang, permen karet bisa menjadi alat yang berguna untuk mengurangi berat badan sebagian orang," kata Keri Gans, ahli gizi terdaftar dan penulis "The Small Change Diet."

Gans bilang mengunyah permen karet bisa bermanfaat dalam dua cara. Bagi sebagian orang, mengonsumsi sesuatu yang manis ke dalam mulut setelah makan dapat menandakan bahwa mereka sudah selesai makan.
 
Bagi yang lain, terutama mereka yang mendambakan camilan di sela-sela waktu makan siang hari, mengunyah permen karet bisa membuat mulut menjadi sibuk. Alih-alih mengonsumsi makanan ringan, kalori Anda makin berkurang sedikit demi sedikit ketika mengunyah permen karet.
 
"Beberapa orang membutuhkan camilan sambil menunggu jam makan siang. Jika mereka mengeluarkan sepotong permen karet, mungkin itu bisa menjadi cara yang baik ketimbang Anda konsumsi es krim atau sepotong kue,” ujar dia.
 
Manfaat jitu permen karet juga pernah diteliti oleh Academy of Nutrition and Dietetics. Satu studi menyebutkan bahwa permen karet mampu menjauhkan seseorang dari kebiasaan mengonsumsi makanan ringan. Selain itu, mengunyah permen karet membuat orang mengonsumsi makanan dengan nilai kalori 40 persen lebih sedikit pada jam makan berikutnya.
 
“Para peserta melaporkan merasa lebih puas ketika mengonsumsi permen karet. Bahkan ada yang terbiasa tidak lagi mengonsumsi makanan secara dekaden," kata Angel Planells, seorang ahli diet dan juru bicara media nasional, Academy of Nutrition and Dietetics.
 
Tetapi dalam penelitian lain, permen karet tampaknya tidak bisa menekan nafsu makanan. Bahkan mengunyah permen karet secara teratur selama delapan minggu tidak membantu memfasilitasi penurunan berat badan pada orang dewasa yang terserang obesitas.
 
Apapun hasil temuan ini, kata Ganas, efek permen karet mungkin bisa berbeda-beda pada setiap orang. Hal ini juga bisa tergantung pada pola makan seseorang.
 
"Misalnya, jika Anda terus mengunjungi dapur kantor yang penuh dengan makanan ringan, di sini mengunyah permen karet mungkin tidak dapat membantu mengurangi berat badan," tandas Gans.(medcom/OL-9)
 

BERITA TERKAIT