Sindir AHY, Gerindra Diminta Introspeksi


Penulis: Rahmatul fajri - 17 May 2019, 21:20 WIB
MI/Bary fatahillah
 MI/Bary fatahillah
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat ferdinand Hutahaean

PARTAI Gerindra menyindir Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)melakukan manuver politik dengan ikut dalam pertemuan sejumlah kepala Daerah di Bogor, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

Menanggapi sindiran tersebut, Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat ferdinand Hutahaean meminta Gerindra menghentikan narasi tersebut dan melakukan introspeksi diri karena terus mempertanyakan posisi Demokrat dalam koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Daripada menyindir langkah politik AHY, lebih baik kawan-kawan Gerindra cek ke dalam mengapa Prabowo bisa diperlakukan seperti ini didalam politik. Jangan selalu melihat langkah politik orang lain, lihat langkah politik sendiri dulu deh, introspeksi ke dalam," kata Ferdinand, ketika dihubungi Jumat (17/5).

Ferdinand membantah perihal manuver yang dilakukan AHY ketika bertemu dengan delapan kepala daerah dan Yenni Wahid di Bogor, Rabu (15/5) kemarin.

Menurut Ferdinand, kehadiran AHY sebagai salah satu bentuk silaturahmi dengan pemimpin muda yang kemudian membicarakan urusan kebangsaan, bukan menyangkut pribadi AHY.

Baca juga : Gerindra Tuding AHY Tidak Loyal pada Koalisi

Ferdinand juga mengatakan AHY juga ingin berkontribusi dalam mewujudkan Pemilu yang damai.

"Jadi AHY di sana adalah dalam rangka ingin turut serta mewujudkan Indonesia yang damai dalam membangun Indonesia dan tidak boleh konflik hanya karena Pemilu," kata Ferdinand.

Ferdinand juga membantah kedatangan AHY tersebut sebagai manuver politik dan bertujuan mendapatkan jatah menteri kepada Presiden Joko Widodo ketika terpilih nantinya.

"Jadi kalau Gerindra menyindir AHY sebagai sosok yang ingin jadi menteri lantas melakukan manuver politik, saya harus nyatakan itu salah dan tidak benar," kata Ferdinand.

Sebelumnya, politisi Gerindra Andre Rosiade mengkritisi pertemuan AHY dengan sejumlah kepala daerah beberapa waktu lalu. Andre mengaku kritik tersebut datang dari dirinya pribadi dan tidak mengatasnamakan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dan Partai Gerindra.

Menurutnya, keikutsertaan AHY dalam forum tersebut patut dipertanyakan, lantaran diisi oleh kepala daerah yang ia anggap berpihak kepada Joko Widodo.

Andre mengatakan perihal manuver politik yang dilakukan AHY berkaitan dengan kursi menteri, ia hanya mengatakan waktu yang akan menjawab.

"Waktu akan menjawab, saya imbau, mari kita tonton pertunjukan ini, apakah ini hanya semata-mata untuk persatuan bangsa atau ujungnya soal manuver jabatan menteri, waktu akan buktikan," kata Andre. (OL-8)

BERITA TERKAIT