Umat Buddha Ambil Api Abadi di Mrapen


Penulis:  (AS/S-2) - 18 May 2019, 04:40 WIB
ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
 ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Sejumlah perwakilan umat Buddha mengambil Api Dharma menggunakan obor dari sumber Api Abadi Mrapen

JELANG perayaan Hari Raya Waisak 2563 BE pada Minggu (19/5) yang dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa ­Tengah, sejumlah umat Buddha melakukan prosesi pengambilan api abadi di sumber api Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, ­Kabupaten Grobogan, kemarin.

Prosesi pengambilan api abadi dilakukan DPP Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dalam sebuah upacara­ yang cukup hikmat dengan menggunakan obor bambu.

Sebelum pengambilan api, puluhan umat Buddha yang hadir memanjatkan doa bersama selama 1 jam dan kemudian sejumlah perwakilan biksu dengan memegang obor dari bambu langsung berjalan menuju titik lokasi Api Abadi Mrapen. Kemudian, dilanjutkan dengan menyulutkan obor itu pada tungku yang diletakkan di atas mobil bak terbuka.

Api abadi yang baru saja dipetik dari sumber api abadi itu kemudian dibawa ke luar dari lingkungan objek wisata Api Abadi Mrapen untuk selanjutnya disemayamkan di Candi Mendut. Api itu akan diusung ke Candi Borobudur pada puncak perayaan. Penyalaan api itu sebagai simbol untuk menerangi kehidupan di dunia. “Makna pengambilan api alam ini, yaitu untuk penyegaran­ dan pemurnian batin yang lesu,” kata Ketua Panitia Tanto Sugito Harsono.

Sehari sebelumnya, Kamis (16/5), sejumlah umat Buddha­ mengambil air berkah Waisak di Umbul Jumprit di Desa Tegalrejo, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.  
 
Pengambilan air diawali dengan puja bakti oleh setiap majelis agama Buddha di altar yang tersedia di kawasan Umbul Jumprit. Sejumlah biksu menyalakan lilin lima warna di altar tersebut, yakni warna biru melambangkan bakti, kuning (bijaksana), merah (cinta kasih), putih (kesucian), dan warna oranye lambang semangat.

Nantinya air dan api itu disemayamkan­ di Candi Mendut yang akan digunakan untuk merayakan detik-detik Waisak pada 19 Mei di Candi Borobudur. (AS/S-2)   

BERITA TERKAIT