GT Cikarang Utama Dipindah 23 Mei


Penulis: (CS/X-10) - 18 May 2019, 03:00 WIB
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
 ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Foto udara Gerbang Tol Cikarang Utama di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (16/5/2019). PT Jasa Marga akan merelokasi Gerbang Tol Cikarang 

PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan meniadakan transaksi di gerbang tol (GT) Cikarang Utama yang terletak di KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai Kamis (23/5) pukul 00.00 WIB. Tidak adanya transaksi di GT Cikarang Utama disebabkan keputusan Jasa Marga untuk meniadakan gerbang tol tersebut.

Dalam siaran persnya kemarin, Jasa Marga menyebutkan salah satu alasan gerbang tol itu dibong-kar yakni sudah tidak memadai-nya lagi kapasitas transaksi di GT Cikarang Utama. Ini akibat adanya pembangunan pier Jalan Tol Jakar-ta-Cikampek II (elevated) yang ber-dampak pada berkurangnya kapa-sitas transaksi (menutup enam gardu operasi). Lalu pembangunan pier Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated) menyebabkan bottleneck dan antrean kendaraan.

Sebagai gantinya, Jasa Marga membangun GT Cikampek Utama di KM 70 untuk pengguna jalan dari/menuju timur dan GT Kalihurip Utama di KM 67 untuk pengguna jalan dari/menuju selatan.

Dengan adanya perubahan ini, terjadi juga perubahan sistem pengumpulan tol dan juga penyesuaian tarif tol sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 481/KPTS/M/2019 tanggal 15 Mei 2019.

Wilayah penarifan menjadi sistem transaksi terbuka dengan penarifan merata. Untuk wilayah 1 dengan tarif Rp1.500 (Jakarta IC-Pondok Gede Barat/Timur), wilayah 2 dengan tarif Rp4.500 (Jakarta IC-Cikarang Barat), wilayah 3 dengan tarif Rp12.000 (Jakarta IC-Karawang Timur), dan wilayah 4 dengan tarif Rp15.000 (Jakarta IC-Cikampek).

“Untuk akses gerbang tol di sebelah barat GT Cikarang Uta-ma/sebelum GT Cikarang Utama, Kendaraan Golongan I tidak terdampak penyesuaian tarif tol akibat perubahan sistem transaksi,” kata General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman.

Untuk penyesuaian tarif yang dilakukan pascaperubahan sistem transaksi juga tidak berdampak signifikan di Wilayah 2 (Jakarta IC - Cikarang Barat). Tidak hanya itu, terjadi penurunan tarif signifikan untuk angkutan logistik di Wilayah 2 yang mencapai Rp2.500 untuk kendaraan Gol III, Rp2.000 untuk kendaraan Gol IV, dan Rp4.000 untuk kendaraan Gol V.

Namun demikian, penyesuaian tarif berdampak pada akses gerbang tol di Wilayah 3 (setelah GT Cikarang Utama) yaitu wilayah Cikarang Barat hingga Karawang Timur yang setelah perubahan sistem transaksi menjadi sistem transaksi terbuka, berlaku tarif merata sebesar Rp12.000 untuk Gol I. Adapun untuk Wilayah 4 tarif masih sama dengan tol jarak terjauh (Jakarta IC - Cikampek/Kalihurip) yaitu tarif merata sebesar Rp15.000 untuk Gol I.

‘’Proporsi kendaraan setelah Jalan Tol Jakarta-Cikampek mengalami perubahan sistem transaksi dan penyesuaian tarif, sebanyak 70% kendaraan tidak terdampak (tidak membayar lebih mahal) dan 30% yang terdampak membayar lebih mahal maupun lebih murah,’’ jelas Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur. (CS/X-10)

BERITA TERKAIT