Glen Fredly Galang Petisi untuk Ambon


Penulis: (Medcom.id/H-3) - 18 May 2019, 02:00 WIB
MI/SUMARYANTO BRONTO
 MI/SUMARYANTO BRONTO
Glen Gredly

LANGKAH untuk menjadikan Ambon sebagai kota musik dunia di Indonesia berlanjut. Glenn Fredly, 43, dan Ridho Hafiedz (Slank), 45, dua musikus berdarah Ambon yang ikut mengawal prosesnya sejak tiga tahun terakhir, menggalang dukungan dari publik lewat petisi secara daring.

Lewat platform situs web change.org, Glenn dan Ridho memulai sebuah petisi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berjudul "Dukung Ambon Menjadi Kota Musik Dunia oleh UNESCO". Petisi dimulai sejak Selasa (14/5). Hingga Kamis (16/5) malam, pendukungnya telah mencapai lebih dari 21 ribu orang."Kami meyakini bahwa musik menjadi katalisator penting bagi orang Maluku," kata Glenn.

Kota Ambon di Maluku memang telah dicanangkan sebagai kota musik dunia oleh pemerintah pusat pada 29 Oktober 2016. Kala itu, Badan Ekonomi Kreatif, Pemprov Maluku, dan Pemkot Ambon membuat pernyataan bersama di hadapan khalayak Ambon di Lapangan Merdeka, bahwa mereka berkomitmen menjadikan Ambon sebagai kota musik dunia lewat UNESCO (badan organisasi PBB untuk urusan pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan).

"Petisi ini menjadi berharga untuk melengkapi serta meyakinkan UNESCO, bahwa Kota Ambon di Maluku, dengan segala rekam jejaknya melalui musik, layak untuk menjadi bagian dari jaringan kota musik dunia," kata dia. (Medcom.id/H-3)

BERITA TERKAIT