18 May 2019, 04:00 WIB

Jin Mendengarkan Alquran


Quraish Shihab | TAFSIR AL-MISHBAH

MI/seno
 MI/seno
Quraish Shihab 

PEMBAHASAN QS Al Ahkaf dilanjutkan kembali pada episode Tafsir Al-Mishbah. Diawali dengan pembahasan ayat ke-29. "Renungkanlah dan ingat-ingatlah ketika suatu masa Kami mengarahkan kepadamu sekelompok jin untuk mendengarkan Alquran."

Jin yang dimaksud di sini adalah mahluk Tuhan yang cerdas, diciptakan dari api, dan memiliki masyarakat seperti manusia. Ada yang baik dan buruk, tapi tidak terlihat. Jin dihadirkan untuk mendengarkan dengan tekun ayat-ayat Alquran.

Dalam ayat selanjutnya dikatakan, salah satu jin itu berkata, "Diam kamu! Dengarkan dengan tekun, siapkan dirimu apa makna yang dikandung". Setelah selesai mendengarkan ayat-ayat Alquran, mereka kembali pada kaumnya untuk memberi peringatan. Mereka berkata "Wahai kaum kami, kami takjub mendengar ayat-ayat dari kitab sesudah kitab yang diturunkan pada Nabi Musa."

Kitab itu membenarkan apa yang datang sebelumnya dan memberi petunjuk kepada kebenaran. Lalu disebutkan dalam ayat lain dalam surah ini, ayat ke-31, disebutkan jin berkata pada kaumnya, "Wahai kaum kami, perkenankanlah panggilan Allah, berimanlah kepada-Nya. Maka Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosa kamu dan menghindarkan kamu dari siksa yang pedih."

Siapa yang tidak memperkenankan panggilan itu, dia tidak mampu untuk menghindari apa pun di bumi. Mereka berada pada kesesatan yang nyata.

Surah ini mengisahkan mengenai jin yang berdakwah pada kaumnya dengan menyebut keistimewaan Alquran. Kitab yang membawa keselamatan dan dengan beriman terhindari dari segala yang berakibat negatif. Dia mengingatkan, tidak ada yang bisa membantu kecuali Allah.

Ayat ini juga mencontohkan kaum musyrik yang tidak percaya hari kemudian, maka ayat ini mengunggah pikiran mereka. Apakah mereka tidak berpikir bahwa Allah yang menciptakan aneka langit dan bumi?

Allah mengatur semuanya di langit dan di bumi. Dia tidak letih. Itu disebutkan dalam ayat ke-33, "Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi dan tidak merasa payah menciptakannya, kuasa menghidupkan orang-orang mati? Sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."

Lalu pada ayat ke-34 orang-orang kafir baru menyadari dan mengakui itu ketika mereka dihadapkan pada neraka. "Bukanlah azab ini benar, demi Tuhan kami." Allah berfirman, "Maka rasakanlah azab ini karena kamu selalu ingkar."

Kesimpulan dari ayat ini, jin adalah mahluk yang tersembunyi. Adalah suatu keangkuhan menolak kitab suci Alquran yang sudah banyak terbukti apa yang di dalamnya. Kebenaran tidak hanya dibuktikan dengan empiris. Jin, makhluk halus yang berakal dan bermasyarakat, dibebani juga kewajiban keagamaan. Ada di antara mereka yang taat dan durhaka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan ilmunya mencangkup segala sesuatu. (Ind/H-1)

 

BERITA TERKAIT