Sampel Darah Warga Jeneponto Masih Diuji Laboratorium


Penulis: Indriyani Astuti - 16 May 2019, 15:35 WIB
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
 ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
 Teknisi transfusi darah menguji sampel berbagai golongan darah 

UJI sampel darah terhadap masyarakat di Desa Garonggong, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus dilakukan.

Direktur Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono menjelaskan uji sampel tahap I sudah selesai, Senin (13/5) lalu. Meski demikian, hasilnya belum dapat diketahui.

"Uji sample tahap II kemungkinan Senin depan selesai," ujar Anung ketika dihubungi, di Jakarta, Kamis (16/5).

Baca juga: KLB Penyakit di Jeneponto Masih Diinvestigasi

Pemeriksaan uji sampel darah terhadap manusia maupun lingkungan dan hewan sekitar Kabupaten Jeneponto sedang dilakukan. Investigasi ini masih memerlukan pemeriksaan laboratorium.

Seperti yang sudah diberitakan, puluhan masyarakat di Desa Garonggong, Jeneponto terserang penyakit yang belum diketahui penyebabnya. Kasusnya dikelompokkan dalam kejadian luar biasa (KLB).

Penyakit tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Adapun gejala yang dilaporkan yakni demam, nyeri sendi, dan sakit perut. Namun, hasil pemeriksaan terhadap dugaan demam berdarah dengue (DBD), leptospirosis, chikungunya, maupun Japanese Encephalitis menunjukkan hasil negatif. (OL-6)

BERITA TERKAIT