Serapan Biodiesel Sentuh 1,72 Juta Ton


Penulis: Andhika Prasetyo - 16 May 2019, 13:45 WIB
ANTARA/Aprillio Akbar
 ANTARA/Aprillio Akbar
Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada kendaraan di SPBU Coco, Kuningan, Jakarta.

GABUNGAN Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat penyerapan biodiesel dalam negeri pada kuartal pertama 2019 telah mencapai 1,72 juta ton seiring perluasan mandatori penggunaan minyak sawit mentah sebagai bauran bahan bakar solar sebanyak 20% atau B20.

Secara rinci, Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono menyebutkan serapan biodiesel sepanjang Maret mencapai 527 ribu ton. Raihan tersebut lebih rendah 19% dibandingkan capaian Februari yang menyentuh 648 ribu ton dan Januari sebesar 552 ribu ton.

"Turunnya penyerapan biodiesel disinyalir karena keterlambatan permintaan dari Pertamina sehingga pengiriman ke titik penyaluran ikut terlambat," ujar Joko di Jakarta, Rabu (15/5) malam.

Baca juga: Pertamina Kebut Proyek RDMP Balikpapan

Untuk pemenuhan pengembangan B20, serapan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditargetkan sebesar 6,2 juta kiloliter atau setara 5,4 juta ton sepanjang tahun ini.

Penyerapan CPO dalam jumlah besar di dalam negeri menjadi solusi atas tantangan industri sawit yang saat ini tengah dihadapi Indonesia, terutama dari level global. (OL-2)

BERITA TERKAIT