14 May 2019, 20:39 WIB

Asupan Air Selama Puasa Wajib Dipenuhi


Dhika Kusuma Winata | Humaniora

MI/Dhika Kusuma Winata
 MI/Dhika Kusuma Winata
Para pembicara dalam diskusi media yang digelar Danone-Aqua di Jakarta, Selasa (14/5).

MENGATUR asupan air selama berpuasa penting dilakukan agar kondisi tubuh tetap prima. Pasalnya, air merupakan salah satu zat makro esensial yang berperan penting dalam fungsi fisiologis tubuh.

Jika tidak diatur dengan baik, dehidrasi bisa cepat muncul dan tubuh bisa cepat lemas.

"Berbagai organ dalam tubuh seperti ginjal, otak, dan otot, mengandung 70-80% air. Pemenuhan kebutuhan cairan tubuh menjadi hal penting yang harus diperhatikan sebab dapat berpengaruh terhadap kesehatan, kebugaran, serta kinerja seseorang," kata Ketua Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Nurul Ratna Mutu Manikam dalam diskusi media yang digelar Danone-Aqua di Jakarta, Selasa (14/5).

Ia memaparkan minum air dengan cukup yakni delapan gelas air per hari sangat penting untuk keseimbangan pengaturan tubuh.

Baca juga : Festival Pesona Khazanah Ramadan

Air berperan besar dalam proses biokimia, pengatur suhu, pelarut, pembentuk sel, pelumas sendi, dan bantalan organ tubuh. Air juga membantu tubuh menggunakan nutrisi secara lebih efektif.

Lebih lanjut Nurul mengatakan dalam rekomendasi yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan, pemenuhan kebutuhan air juga disarankan selain asupan karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin.

"Jika mengalami dehidrasi itu bisa menyebabkan gangguan jangka pendek seperti penurunan konsentrasi, kelelahan, dan sembelit. Gangguan jangka panjangnya seperti gangguan ginjal (batu ginjal, penyakit ginjal kronis), dan infeksi saluran kemih," ucapnya.

Hydration Science Director Danone-AQUA Tria Rosemiarti, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya untuk menerapkan kebiasaan minum air untuk menjaga hidrasi dalam tubuh tetap baik.

Selama berpuasa, rumus yang bisa diterapkan untuk menjaga asupan air ialah dengan minum saat berbuka dua gelas, setelah berbuka hingga jelang tidur empat gelas, dan sahur dua gelas.

"Selama puasa kadar gula turun wajar saja dan itu bisa disiasati dengan makanan manis. Tetapi yang paling wajib ialah asupan air yang harus diatur dengan baik," ujarnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT