14 May 2019, 14:12 WIB

Kesal, Hakim Ketua Sebut Ratna Seperti Orang Kebingungan


Rifaldi Putra Irianto | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
 ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet bersiap mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan

KETUA Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Joni, kesal dengan keterangan yang disampaikan terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet.

Hakim Ketua Joni menilai keterangan yang disampaikan Ratna tidak tegas seperti orang kebingungan.

"Saudara seperti orang kebingungan, tidak tegas," kata Joni dalam sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5).

Joni mengungkapkan hal tersebut saat Ratna menceritakan kebohongannya perihal dianiaya tiga pria di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Awalnya, Ratna diminta untuk menceritakan kronologis kebohongannya tersebut. Namun, ia malah menjawab lupa.

"Saya lupa," ucap Ratna.

Baca juga: Ratna Pertama Kali Berbohong Soal Wajah kepada Staf

Kemudian, Joni kembali mempertegas apakah Ratna benar-benar lupa atau sengaja melupakan.

"Benar-benar lupa atau dilupa-lupakan? Karena saya nilai saudara menghindar dari cerita ini, saudara sampaikan sepenggal-sepenggal," jelas Joni.

Joni pun meminta Ratna untuk membaca Berita Acara Pemeriksaan (BAP) bila memang lupa.

Untuk diketahui, Ratna didakwa menyebarkan berita bohong atau hoaks. Jaksa menilai cerita bohong yang dirangkai Ratna seolah-olah benar terjadi penganiayaan oleh orang tidak dikenal.

Akibat perbuatannya, Ratna didakwa melanggar Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).(OL-5)

BERITA TERKAIT