14 May 2019, 14:45 WIB

Bali Minta Jamkrida dan BPB Bantu Keterampilan Milenial


Arnoldus Dhae | Nusantara

Dok. MI
 Dok. MI
Gubernur Bali Wayan Koster.

PERSOALAN keterampilan tenaga kerja lokal dan pengembangan pelaku bisnis startup dari kalangan fresh graduate atau milenial menjadi perhatian serius Gubernur Bali Wayan Koster.

Keinginan ini disampaikan Gubernur Koster kepada PT Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Koster meminta bantuan Jamkrida dan BPD Bali untuk mengatasi persoalan ini melalui berbagai kebijakan yang akan dirancang pihaknya.

“Kita siapkan sistem yang bisa mendukung para lulusan ini agar bisa dikelola dengan baik, harus ada kepastian. Sistem pendidikannya sudah baik, sekarang bagaimana setelah lulus? Harus diatur sedemikian rupa, kemana dia setelah lulus?” terang Gubernur.

Koster juga menambahkan perlunya sinergi baik antara SMK dan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menyiapkan lulusan yang siap dan terampil sebelum terjun langsung ke dunia kerja.

“Dipersiapkan agar siswanya benar-benar siap dengan cakupan yang lebih luas. Siapkan bahan ajar, pengajar dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan industri misalnya,” kata Koster.

Baca juga: Bali Jadi Contoh Program Perlindungan Tenaga Kerja

Koster mencontohkan, saat ini Bali sangat membutuhkan pramuwisata untuk wisatawan asal Tiongkok yang dalam beberapa tahun terakhir jumlahnya naik cukup signifikan. Bahkan mendominasi kunjungan wisatawan ke Bali.

“Mesti ada yang menangani, untuk pelatihannya seperti apa? Agar setelah lulus mereka langsung ikut pelatihan, sudah punya gambaran. Begitu juga soal administrasi dan biaya sudah ada skemanya, lengkap semuanya,” tegas Koster.

Sementara itu, bagi mereka yang memulai usaha secara mandiri atau beken dengan sebutan startup, Koster meminta Jamkrida dan BPD Bali memfasilitasi dengan berbagai kemudahan permodalan guna pengembangan usaha mereka.

“Kita petakan juga klasifikasi startup-nya apa saja? Karena di Bali, kita lihat relatif sedikit usaha skala besar, lebih baik fokus saja kepada UMKM,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, diserahkan pula BUMD Award 2019 oleh Kemendagri RI kepada Gubernur Bali selaku Pembina BPD Bali serta Jamkrida Bali.

“Kriterianya, dilihat dari kinerja yang meningkat termasuk dari sisi keuangan yang dalam penilaian masuk kategori sangat sehat,” tutur Direktur PT Jamkrida Bali I Ketut Widiana Karya.(OL-5)

BERITA TERKAIT