10 May 2019, 12:06 WIB

Tak Ada Pertanggungjawaban Akademik di Real Count 02


Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum

MI/Mohamad Irfan
 MI/Mohamad Irfan
Peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes saat merilis hasil survei elektabilitas capres 2019

KUBU pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim raih 62% suara berdasarkan real count internal. Metode yang digunakan dalam real count tersebut yakni menghimpun data melalui pesan singkat (SMS).

Peneliti lembaga survei CSIS Arya Fernandes mengatakan pengumpulan data lewat SMS sebenarnya tidak masalah. Namun yang perlu disoroti adalah transparansi perolehan data tersebut.

Apalagi, kata Arya, klaim perolehan suara real count kubu 02 selama ini tidak pernah dibarengi dengan data sumber. Seharusnya dibuka sehingga diketahui dari wilayah mana saja data tersbeut di data, apakah merata atau hanya bersumber dari kantong-kantong suara Prabowo-Sandi.

"Kalau ditanyaka soal akurasi, sebenarnya tidak ada masalah metode SMS, hanya pertanggungjawaban datanya harus disoroti. Real count yang selama ini disebut kubu 02 kan tidak pernah terbuka soal itu," ujar Arya ketika dihubungi, Jumat (10/5).

"Klaim itu yang tidak ada pertanggungjawaban akademiknya. Kubu 02 tidak pernah mempublikasikan datanya jadi orang tidak bisa mengecek. Berbeda dengan metode Situng KPU yang bisa dicek sumber datanya dari setiap provinsi hingga C1 seluruh TPS," terangnya.

Baca juga: Soal 62% Suara Prabowo, Demokrat Merasa Dituduh oleh HNW

Arya menambahkan, saat ini dengan perolehan data dari Situng KPU yang telah mencapai lebih dari 70%, hasil perolehan suara pemilu presiden secara ilmiah sudah sulit untuk bisa bergeser jauh.

"Sudah sulit untuk ada pergeseran jauh, kalau pun ada mungkin hanya sekitar 1% atau 0,5%," imbuhnya.

Meski begitu, Arya meminta masyarakat dan semua pihak bersabar menunggu hingga proses penghitungan manual selesai dilakukan pada 22 Mei mendatang.

Hingga Jumat (10/5) pukul 10.45 WIB berdasarkan data Situng KPU, diketahui pasangan nomor 01 masih memimpin dengan presentase suara sebesar 56,21%. Sementara 02 memiliki perolehan suara sebesar 43,79%. Perolehan suara Situng telah mencapai 75,44%.

Sebelumnya, anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Vasco Ruseimy, dalam unggahan situs Youtube pribadinya bernama Macan Idealis pada 8 Mei 2019 mengungkapkan metode real count yang mereka gunakan. Dalam tayangan itu diungkapkan metode yang digunakan untuk menghimpun data adalah dengan metode pesan singkat (SMS).(OL-5)

BERITA TERKAIT