09 May 2019, 11:25 WIB

Mahathir akan Serahkan Kursi PM Malaysia ke Anwar


Fajar Nugraha | Internasional

 Mohd RASFAN / AFP
  Mohd RASFAN / AFP
PM Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad 

PERDANA Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad memastikan dirinya akan menepati janji mundur sebagai perdana menteri usai dua tahun berkuasa. Ia menyebut kursi perdana menteri akan diserahkan kepada Anwar Ibrahim yang kini menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR).

Bagi Mahathir, siapapun yang akan menggantikan tidak perlu mengikuti instruksi dirinya. Tokoh berusia 93 tahun itu juga meminta agar penggantinya mengikuti apa yang sudah ia lakukan.

“Dia (Anwar) bebas melakukan apapun yang dianggapnya terbaik sebagai perdana menteri. Saya tidak akan berkomentar apa yang akan terjadi setelahnya,” ujar Mahathir, Kamis (9/5).

“Tugas saya saat ini mempersiapkan negara sebaik mungkin (untuk transisi ke Anwar),” imbuhnya.

Baca juga: Mahathir Tegaskan Malaysia tidak Akui Israel
 
Mahathir kembali naik ke kursi perdana menteri setelah koalisi oposisi Pakatan Rakyat menang pemilu pada 9 Mei 2018 mengalahkan UMNO. Mahathir mengalahkan mantan anak didiknya, Najib Razak, yang penuh dengan skandal dugaan korupsi.

Bergabungnya Mahathir ke pihak oposisi untuk mengalahkan UMNO sangat mengejutkan. Dia juga mengubur permasalahan dengan Anwar Ibrahim di masa lalu. Ketika itu, Anwar dituduh melakukan korupsi dan dipenjara atas kasus sodomi.

Anwar Ibrahim pun menjadi pimpinan PKR setelah mendapatkan pengampunan dari Raja Malaysia, tidak lama setelah oposisi menang pemilu.(medcom.id/OL-5)

BERITA TERKAIT