04 May 2019, 16:40 WIB

Robot takkan Gantikan Manusia dalam Waktu Dekat


Ellavie Ichlasa Amalia | Teknologi

 Kirill KUDRYAVTSEV / AFP
  Kirill KUDRYAVTSEV / AFP
obot mengelas bagian-bagian mobil Skoda Kodiaq di produksi pabrik 

AMAZAON mengatakan bahwa gudang yang sepenuhnya menggunakan robot tidak akan bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Menurut Director of Robotics Fulfilment, Scott Anderson, teknologi robot untuk gudang masih "sangat terbatas".
 
Dalam tur media ke gudang Amazon di Balitmore, Anderson mengatakan bahwa ada kesalahpahaman di masyarakat bahwa perusahaan e-commerce itu akan menggantikan pekerja manusia dengan robot dalam waktu dekat.
 
Meskipun begitu, rencana itu memang ada dalam agenda Amazon. Hanya saja, Anderson berkata, untuk membuat gudang yang sepenuhnya menggunakan robot akan memerlukan waktu setidaknya 10 tahun, lapor Engadget.


Baca juga: Samsung Galaxy A30: Ponsel Mumpuni di Kelas Menengah


Apa yang dilakukan oleh Amazon berkebalikan dengan Tesla, yang belum lama ini memutuskan untuk mengurangi jumlah robot yang mereka gunakan.
 
Alasannya karena mereka "terlalu percaya diri" akan teknologi tersbut. Mereka juga menyebutkan, mempekerjakan pekerja manusia memiliki keuntungan tersendiri.
 
Saat ini, Amazon menggunakan robot terkait produk seperti sepeda dan perabot rumah. Namun, fungsi dari robot yang digunakan masih sangat terbatas.
 
Misalnya, robot tidak bisa mengambil barang dari kotak tanpa merusak barang lain yang ada di kotak. Robot juga tidak bisa mengambil beberapa barang sekaligus.
 
Amazon juga tidak menggunakan robot di divisi makanan. Director of Environment, Health, and Safety Derek Jones mengatakan alasannya adalah karena ada karakteristik makanan yang hanya bisa diketahui oleh manusia.
 
Namun, selama ini, Amazon sering mendapatkan kecaman karena kondisi pekerja yang tidak layar dan target untuk pekerja yang mustahil untuk dicapai.(medcom/OL-9)
 

 

BERITA TERKAIT