30 April 2019, 17:15 WIB

PT TransJakarta Lelang Operasional Bus Listrik


Selamat Saragih | Megapolitan

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
 ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Pemprov DKI Jakarta bersama PT TransJakarta dan PT Bakrie & Brother Tbk menyelenggarakan uji coba bus listrik 

DIREKTUR Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Agung Wicaksono, mengatakan, operasional bus listrik akan segera dilelang oleh kelima perusahaan bus. Karena, operator akan melakukan pengoperasian bus listrik dengan skema kemitraan.

"TransJakarta membayar layanan para operator itu seperti skema Jak Lingko yang selama ini dengan rupiah per kilometer," kata Agung di Jakarta, Selasa (30/4).

Saat ini, lanjut Agung, sudah dua perusahaan diuji coba untuk bus listrik. Satu perusahaan dari Indonesia, Mobil Anak Bangsa. Satu lagi dari Tiongkok yaitu BYD.

"Kami menginginkan kualitas yang baik, tapi juga mendukung pengembangan industri dalam negeri yang memenuhi standar-standar yang ditetapkan," ujar Agung.

Dia menambahkan, bus listrik single memiliki kapasitas 48 orang dengan rincian kursi 28 unit dan berdiri 20 orang. Sedangkan bus medium dengan pelanggan dibangku 18 orang.

Baca juga: Trans-Jakarta Jamin Bus Listrik Lebih Murah

Bus listrik bisa memacu kendaraan hingga 100 km per jam dengan waktu pengisian daya hanya sekitar 2,5-4 jam untuk jarak tempuh 300 km.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sigit Widjatmoko, dan Dirut TransJakarta Agung Wicaksono telah melakukan uji coba bus listrik pada Senin (29/4) dengan rute perjalanan Balai Kota DKI-Bundaran Hotel Indonesia (BHI). Bus Listrik juga melakukan pengisian ulang daya kendaraan.

Dari hasil kegiatan tersebut, Anies mengapresiasi performa maupun kinerja bus. Dia menginginkan bus itu bisa diuji coba bagi publik.

"Semua orang bisa mencoba dan merasakan," katanya di Jakarta, Senin (29/4).

Untuk itu, rencananya bus listrik akan beroperasi di kawasan Monumen Nasional (Monas) dalam waktu dekat. Pengoperasian bus listrik sebagai upaya mengurangi aktivitas kendaraan bermotor yang menghasilkan polusi bagi lingkungan. Sehingga kualitas udara akan lebih baik.(OL-5)

BERITA TERKAIT