Minions Diharapkan Pulang Bawa Gelar


Penulis: Despian Nurhidayat despian@mediaindonesia.com - 26 April 2019, 05:20 WIB
(Foto: PBSI)
 (Foto: PBSI)
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Indonesia) 

 DI Kejuraan Bulu Tangkis Asia, pebulu tangkis Indonesia terakhir meraih gelar pada 2015. Saat itu, satu-satunya gelar juara disumbang pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Sejak periode 2016-2018, pebulu tangkis Indonesia selalu pulang dengan tangan hampa dari kejuaraan bulu tangkis se-Asia yang telah dimuali sejak 1962 tersebut.

Dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019 yang digelar di Wuhan, Tiongkok, Indonesia diharapkan bisa mengulang tradisi pulang membawa minimal satu gelar juara.

Pada babak kedua yang berlangsung di Wuhan, Tiongkok, kemarin, pasangan nomor satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melangkah ke babak perempat final.

Pasangan yang dijuluki the Minions itu mengalahkan pasangan Hong Kong yang lolos dari babak kualifikasi Chang Tak Ching/Yeung Ming Nok dengan skor 21-18 dan 21-18 dalam waktu 25 menit.

Meski menang straight game, Kevin/Marcus harus bermain ketat. Pasangan nonunggulan dari babak kualifikasi asal Hong Kong tersebut memberi perlawanan kepada ganda terbaik Indonesia itu.

Berbeda dengan tahun lalu, kini Kevin/Marcus kerap menghadapi rintangan sejak awal laga. Tahun lalu mereka bisa meraih sembilan gelar, tetapi tahun ini tampaknya cukup berat.

Bahkan dari tiga turnamen bergengsi tahun ini, yakni All England, Malaysia Terbuka , dan Singapura Terbuka, Kevin/Marcus gagal mempersembahkan gelar. Mereka mengaku persaingan terutama di sektor ganda putra cukup ketat.

"Memang tiap tanding maunya sih menang terus, tapi kan lawannya bagus-bagus. Persaingan sekarang ramai, tapi kami tidak ada beban. Walaupun diunggulkan, kami tidak terbebani, ya dinikmati saja," ujar Marcus.

Pernyataan senada juga disampaikan rekan Marcus, Kevin. Kevin mengatakan bahwa mereka telah mengeluarkan kemampuan terbaik di setiap turnamen, tapi kadang hasilnya tak sesusai harapan.

Namun, the Minions mencoba melupakan semua kegagalan dari beberapa turnamen sebelumnya. Mereka menegaskan ingin fokus pada turnamen yang sedang dan akan dihadapi.

"Kalau tanding kan enggak mungkin menang terus juga, yang penting kami fokus di tiap pertandingan," jawab Kevin.

Sementara itu, kesuksesan Kevin/Marcus gagal diikuti tiga pasangan ganda putra Indonesia lainnya yang semula diharapkan jadi pelapis.

Pasangan unggulan ketujuh Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, unggulan keempat Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Wahyu Nayaka Aray Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso hanya sampai babak kedua dan gagal meraih tiket babak perempat final.

Ganda campuran melaju

Dari sektor ganda campuran, Indonesia meloloskan satu pasangan ke babak perempat final. Pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja melaju setelah mengalahkan pasangan India Utkarsh Arora/Karishma Wadkar dengan skor 21-10 dan 21-15 dalam 27 menit.

Selain itu, satu-satunya pasangan ganda putri Indonesia Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta juga melangkah ke babak perempat final setelah mereka mengalahkan pasangan Tiongkok, Dong Wenjing/Feng Xueying, dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-16 dan dalam waktu 36 menit.(Badmintonindonesia.org/Des/R-3)

BERITA TERKAIT