Bank BTN Akuisisi Anak Perusahaan PT PNM


Penulis:  (Sat/E-3) - 23 April 2019, 01:45 WIB
MI/PANCA SYURKANI
 MI/PANCA SYURKANI
Suasana kegiatan perbankan dibank BTN

PT Bank Tabungan Negara Tbk (Bank BTN) merealisasikan rencana ekspansi bisnis mereka dengan membeli saham PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM). Itu dilakukan Bank BTN untuk memperluas cakupan bisnis utama mereka yakni pembiayaan perumahan dan industri terkait lainnya.

Emiten bersandi saham BBTN tersebut membeli 33 ribu atau setara 30% saham dari anak perusahaan PT Permodalan Nasional Mada-ni (PT PNM) tersebut. Dari aksi pembelian itu, BTN disebut merogoh kocek Rp114,3 ­miliar.

Kesepakatan itu ­dituangkan dalam penandatanganan perjanjian pembelian saham bersyarat (conditional shares purchase agreement/CSPA) di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Senin (22/4).

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan akusisi PNMIM ini sesuai dengan rencana bisnis bank (RBB) BTN pada periode 2019-2021. Kehadiran PNMIM juga akan membuat Bank BTN lebih mudah menghimpun dana untuk pembiayaan kredit perumahan murah.

Selain itu, BTN akan memanfaatkan PNMIM untuk menambah produk yang ditawarkan kepada nasabah seperti reksadana penyertaan terbatas (RDPT), kontrak pengelolaan dana (KPD), efek beragun aset (EBA), dana investasi real­estat (DIRE), hingga pengelolaan dana tabungan perumahan rakyat (tapera). “Hitungan kasarnya dana tapera di seluruh Indonesia Rp114 triliun. Kalau kita punya manajemen investasi (IM), kita bisa dapat dana pengelolaan sekitar Rp50 triliun. Dana ini bisa untuk mendanai pembangunan perumahan lebih banyak lagi,” kata Maryono.

Bahkan, tambah ­Maryono, Bank BTN berencana menyasar saham mayoritas dari PNMIM. Ia menargetkan tahun depan realisasi rencana itu dapat tercapai. “Ya tergantung pemiliknya (PT PNM). Ini langkah pertama, nanti meningkat menjadi mayoritas,” tutup Maryono

Deputi Bidang Usaha Jasa Keungan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo berharap sinergi Bank BTN dan PT PNM terus berlanjut sehingga perjanjian pembelian saham akan berlangsung tanpa syarat.

Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi menilai akuisisi PNMIM oleh Bank BTN akan berimplikasi positif pada perusahaannya. Di antaranya ialah laba PNMIM diproyeksikan meroket dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp14 miliar. (Sat/E-3)

BERITA TERKAIT