12 April 2019, 15:00 WIB

Beresheet Gagal Mendarat di Bulan


Budi Ernanto | Internasional

AFP
 AFP
Pesawat luar angkasa Israel  Beresheet 

ISRAEL gagal mendaratkan pesawat luar angkasanya di Bulan. Kendaraan antariksa bernama Beresheet itu menabrak permukaan Bulan pada Kamis (11/4) atau Jumat (12/4) WIB karena ada masalah di bagian mesinnya.

"Kami gagal, tapi setidaknya sudah mencoba," kata Morris Kahn, pencetus proyek dan pendukung utama pendaratan Beresheet di Bulan. "Saya pikir, pencapaian yang sudah ada sangat luar biasa, kita bisa bangga," sambungnya.

Israel seperti diketahui ingin menjadi negara keempat yang mampu mendaratkan pesawatnya di Bulan. Sebenarnya Israel tetap bisa dikatakan sebagai negara keempat, jika menyentuh permukaan dalam kondisi hancur masuk pengecualian.

Sementara yang sudah mampu mencetak prestasi dengan mendaratkan pesawat secara mulus, ialah Rusia, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Pencapaian itu mereka tuai setelah masing-masing pesawat menempuh perjalanan sejauh 384 ribu km.

Baca juga: Beresheet Pendarat Bulan Milik Israel

"Jika pertama kali belum sukses, coba lagi," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang ikut memantau dari ruang kontrol misi Beresheet.

"Kita mencapai Bulan dan ingin mendarat dengan nyaman. Itu akan terjadi di percobaan berikutnya," kata Netanyahu.

Adapun Beresheet terbang ke Bulan pada 22 Februari kemarin dan diluncurkan oleh Falcon 9, roket milik SpaceX. Di roket tersebut, juga ada satelit Indonesia, Nusantara Satu.

Beresheet dibangun oleh SpaceIL, perusahaan nirlaba Israel dan kontraktor pertahanan milik negara Israel Aerospace Industries. Dibutuhkan dana USD100 juta dari investor swasta untuk proyek ambisius itu. (AFP/OL-7)

BERITA TERKAIT