08 April 2019, 16:50 WIB

Sam-A Gaiyanghadao Berambisi Pertahankan Gelar Juara Dunia


Media Indonesia | Olahraga

LAGA utama One Championship (One) yang digelar di Filipina pada 3 Mei mendatang akan menampilkan duel antara pemegang gelar One Flyweight Muay Thai World Champion, Sam-A Gaiyanghadao asal Thailand dengan Jonathan Haggerty asal Inggris.

Laga tersebut akan menjadi pembuktian bagi Gaiyanghadao bahwa dirinya mampu mempertahankan gelar yang dia sandang. Sepanjang 25 tahun karirnya yang gemilang, Gaiyanghadao yang sudah beberapa kali meraih gelar juara dunia Muay Thai,telah melakukan lebih dari 400 pertarungan di berbagai kelas, dan saat ini dikenal sebagai salah satu petarung kickboxer Muay Thai terbaik sepanjang masa.

Lahir dari keluarga petani di Buriram, propinsi di Timur Laut Thailand, Gaiyanghadao memulai karir kompetisi Muay Thai sejak usia sembilan tahun. Mencari kesempatan untuk meningkatkan karirnya lebih tinggi, dia pindah ke Bangkok saat berusia 15 tahun, dan mulai berlatih di akademi Muay Thai Petchyindee yang terkenal dan melakukan debutnya di stadion Rajadamnern dan Lumpinee yang megah. Kerja keras dan dedikasinya segera terbayar dengan kakrirnya yang terus menanjak dan tampil sebagai legenda hidup di atas ring.

Baca juga: Eko Roni Cari Kejayaan di Seni Bela Diri Campuran

Sementara sang penantang, Haggerty, sudah menjadi seniman bela diri yang hebat di usia relatif muda. Dia mulai berlatih Muay Thai pada usia tujuh tahun di bawah pengawasan ayahnya, John, yang juga merupakan petarung yang aktif.

Haggerty dengan cepat meraih banyak penghargaan dalam Muay Thai sebagai seorang amatir yang menjadi Juara Inggris tiga kali, serta memenangkan gelar Eropa. Sebagai seorang profesional, rekornya terus bertambah, ia telah mendominasi hampir semua lawan yang dihadapinya serta memenangkan hampir semua pertarungannya dengan KO termasuk saat menghadapi para pertarung elit. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT