02 April 2019, 05:40 WIB

Tiongkok Pancing Amarah Militer Taiwan


(Channelnewsasia/Tes/I-2) | Internasional

 AFP/Xinhua
  AFP/Xinhua
 Pesawat jet tempur Su-30 China

PEMERINTAH Taiwan mengecam Tiongkok terkait dengan aksi provokasi yang dilakukan dua jet tempur. Itu karena kedua pesawat tempur Tiongkok terpantau melintasi garis perbatasan di Selat Taiwan.

Kementerian Pertahanan menyatakan pesawat Taiwan bergerak cepat pada Minggu (31/3) pagi. Kementerian pun menyiarkan peringatan pascadua jet tempur J-11 melintasi garis tengah di wilayah perairan yang memisahkan pulau itu dari daratan utama.

"Pada pukul 11.00, 31 Maret, dua jet PLAAF J-11 melanggar perjanjian yang sudah lama dipegang dengan melintasi garis perbatasan di Selat Taiwan secara diam-diam," bunyi keterangan Kementerian Luar Negeri Taiwan melalui akun Twitter.

"Itu adalah tindakan yang di sengaja, gegabah, dan provokatif. Kami sudah memberi tahu mitra regional dan mengutuk Tiongkok atas perilaku mereka," imbuh kementerian. Sebagai informasi, Tiongkok telah meningkatkan intensitas sejumlah kapal tempur yang melintas dekat wilayah Taiwan atau melalui selat, dalam beberapa tahun terakhir.

Langkah itu menggetarkan urat saraf Taiwan ketika hubungan bilateral mereka berada pada titik terendah. Akan tetapi, menjadi hal yang tidak biasa jika ada pesawat yang melewati garis tengah, yakni batas yang disepakati secara luas di wilayah selat.

Media Taiwan melaporkan, jet asal Tiongkok terakhir kali melewati garis perbatasan pada 2011. Insiden itu digambarkan kedua pihak sebagai kesalahan yang tidak disengaja lantaran dua jet merespons pesawat mata-mata Amerika Serikat (AS) yang terdeteksi di sekitar mereka.

Namun, Sunday Taipei menggambarkan hal itu sebagai tindakan yang disengaja. Juru bicara Kantor Kepresidenan, Alex Huang, menyebut penerbangan itu sangat provokatif dan merusak status quo lintas selat.

Penerbangan provokasi itu muncul sepekan setelah AS mengangkut kapal perusak dan kapal penjaga pantai yang melintasi Selat Taiwan. Hal itu memicu kemarahan Tiongkok. Meskipun selat ialah jalur perairan internasional, Tiongkok tetap berupaya menghalangi ketika AS atau kapal-kapal angkutan laut milik negara Barat lainnya melewati wilayah tersebut.

Awal bulan ini, Taiwan mengajukan permintaan resmi kepada AS untuk membuat jet tempur baru. Padahal, sejak 2002, AS berulang kali menolak permintaan semacam itu. Pasalnya, 'Negeri Paman Sam' mengantisipasi adanya kemungkinan serangan balasan dari Tiongkok.

Di sisi lain, Tiongkok justru meningkatkan anggaran belanja untuk angkatan bersenjata secara masif, termasuk membeli pesawat jet tempur generasi kelima yang sangat canggih. Kalangan analis menilai langkah Tiongkok telah mengalahkan Taiwan yang membutuhkan pembaruan senjata dan armada angkatan udara. (Channelnewsasia/Tes/I-2)

BERITA TERKAIT