Presiden Jokowi: Bangkitkan Lagi Pelabuhan Sibolga


Penulis:  Yosep Pencawan - 17 March 2019, 17:26 WIB
MI/Januari Hutabarat
 MI/Januari Hutabarat
Presiden mengungkapkan itu saat peresmian Pengembangan dan Penataan Pelabuhan Sibolga, Minggu (17/3).

PRESIDEN Joko Widodo hendak kembali membangkitkan Pelabuhan Sibolga di Sumatra Utara. Sehingga, terdapat sejumlah perbedaan kondisi pelabuhan.

Presiden mengungkapkan itu saat peresmian Pengembangan dan Penataan Pelabuhan Sibolga, Minggu (17/3).

Jokowi mengungkapkan, dirinya sudah lama mengetahui keberadaan Pelabuhan Sibolga, tepatnya sejak masih duduk di bangku di kelas 4 sekolah dasar (SD). "Jangankan orang dewasa, hampir tiap anak SD pun sudah tahu Pelabuhan Sibolga ketika itu karena sangat terkenal. Inilah yang ingin kita bangkitkan lagi," ujarnya.

Yakni membangkitkan lagi fungsi Pelabuhan Sibolga untuk bisa melayani mobilitas barang dan jasa.

Dalam pengembangan ini, jelasnya, Pelindo 1 menambah berbagai fasilitas kepelabuhanan untuk lebih bisa mengakomodasi peningkatan jalur logistik barang dan jasa. Saat ini, kapasitas container yard Pelabuhan Sibolga sudah mencapai 20 ribu TEUs per tahun.

"Ini meningkat sangat drastis sekali," sambungnya.

Sebelum pengembangan, jelas Presiden, Pelabuhan Sibolga hanya dapat disandari kapal berbobot maksimal 2.000 GT. Namun sekarang, kapal berukuran 6.000 GT pun sudah bisa merapat di sana, yang berarti Pelabuhan Sibolga sudah dapat disandari kapal berukuran jumbo.

Terminal penumpang yang dulu hanya mampu menampung 80 orang secara bersamaan, kini sudah berkapasitas hingga 500 orang. Kemudian dermaga kapal feri dan dermaga kapal kargo juga sekarang sudah terpisah sehingga bisa lebih efisien.

Baca juga: Pengembangan Rampung, Kapasitas Pelabuhan Sibolga Makin Mumpuni

"Tadi saya dibisiki pak Dirut Pelindo 1, katanya desain Pelabuhan Sibolga juga menang sebagai desain pelabuhan terbaik di Asia Pasifik," ujar Jokowi.

Baca juga: Desain Pelabuhan Sibolga Terbaik se-Asia Pasifik

Karena itu, ia kembali menyatakan sangat menghargai pengembangan dan penataan Pelabuhan Sibolga yang telah dilakukan Pelindo 1. Terlebih dengan waktu pengerjaan yang relatif cepat, hanya sekitar 2,5 tahun.

Setelah fisik dan fasilitas pelabuhan ini dikembangkan, dia mengajak dunia usaha, masyarakat serta berbagai pihak untuk lebih giat bekerja agar semakin banyak barang dan jasa yang menggunakan Pelabuhan Sibolga.

"Setelah infrastruktur siap, kita harus mendorong terus agar ekonomi Sibolga dan sekitarnya lebih berkembang lagi," imbuhnya.

Presiden juga mengungkapkan pemerintah, melalui Pelindo 1, masih akan melanjutkan pengembangan Pelabuhan Sibolga dengan kegiatan reklamasi. Pengembangan ini untuk membangun terminal storage CPO.

"Jadi nanti CPO dari daerah Sibolga tidak usah lewat darat lagi sampai 10 jam kalau akan dikirim melalui Belawan. Langsung dari sini bisa," pungkasnya. (A-1)

BERITA TERKAIT