Ketua TKN Apresiasi Gerakan Milenial Ketuk Pintu


Penulis: Micom - 17 March 2019, 17:25 WIB
Ist
 Ist

MILENIAL pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin menggelar 'Milenial Ketuk Pintu' di The Pallas SCBD, Minggu (17/3) siang.

Ketua Koordinator KitaSatu (Relawan Milenial Jokowi-Amin) sekaligus juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Milenial, Muhammad Pradana Indraputra, menerangkan jika pelaksanaan hal tersebut berbeda dari biasanya.

Menurutnya, 'Milenial Ketuk Pintu' tidak hanya sosialisasi, tapi juga menampung aspirasi dan keluhan masyarakat ke Jokowi serta mencari solusi.

"Kita tidak hanya ngomong sana-sini, tapi juga beraksi. Perlu aksi nyata yang dibekali fakta. Saatnya kontribusi nyata yang harus segera diluncurkan," imbuh pemimpin pembacaan deklarasi alumni SMA Jakarta Bersatu tersebut.

"Ini kita buat berbeda, bukan door to door biasa. Kita juga ada web yang memantau perkembangan apa yang teman-teman kerjakan, jadi bisa segera dievaluasi. Kita tampung dan luruskan apa yang terjadi di lapangan. Ini gerakan untuk memberikan masukan ke Pak Jokowi. Jadi ini kita buat  sistematis," imbuhnya didampingi Ketua Dewan Pembina KitaSatu, Arif Rosyid, dan Ketua TKN, Erick Thohir.

Nantinya, lanjut Dana-sapaan Pradana, kelompok milenial akan turun menyosialisasikan keberhasilan Jokowi selama memimpin Indonesia.
Gerakan 'Milenial Ketuk Pintu' ini juga untuk menjawab kabar masih minimnya kelompok milenial di kubu Jokowi.


Baca juga: Tim Koalisi Indonesia Kerja Kedepankan Gerakan Teritorial


Program ini juga sebagai bentuk starategi dalam memenangkan pasangan Jokowi-Amin pada Pemilihan Umum Presiden, 17 April 2019 mendatang.

Sementara itu, Erick melanjutkan, sangat mengapresiasi yang dikerjakan KitaSatu yang dimotori Pradana. Dia juga mengimbau Pradana dan kawan-kawan terus melanjutkan perjuangan.

Masih dikatakan Erick, kini semakin banyak generasi milenial yang kian percaya pada kemampuan Jokowi. Salah satunya, usai menyaksikan Debat Pilpres kedua pada 17 Februari lalu. Erick menambahkan, jika Jokowi punya roadmap blue print buat generasi milenial.

Erick juga menegaskan apa yang dibangun pemerintah untuk membantu milenial. Di antaranya, pembangunan-pembangunan infrastruktur Jokowi mampu menggugah daya kreativitas dan produktivitas milenial dalam menciptakan persaingan bisnis global.

"Milenial harus menyuarakan suara dan pilihannya. Milenial harus ikut berpolitik dalam arti positif," ujarnya.

"Peran milenial juga sangat penting menopang ekonomi. Contoh di Brasil, ekonomi Brasil menurun karena milenialnya tidak ikut bergerak, tidak membangun. Nah, di Indonesia justru kita mendorongnya dan menyiapkan fasilitasnya," pungkasnya. (RO/OL-1)

 

BERITA TERKAIT