Depati Amir Terus Dikembangkan


Penulis: Rendy Ferdiansyah - 15 March 2019, 06:50 WIB
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
 ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

PRESIDEN Joko Widodo meresmikan terminal baru Bandara Depati Amir, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, kemarin.

Presiden yakin pengembangan bandara itu akan meningkatkan perekonomian daerah, khususnya melalui pariwisata.

Bandara Depati Amir, kata Presiden, amat penting untuk menopang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang Belitung sehingga akan terus dikembangkan. "Bandara ini akan kita kembangkan menjadi 3 juta penumpang.

Saat ini kan sudah 2 juta penumpang sehingga pada 2020 jadi 5 juta penumpang," kata Jokowi.

Dalam peresmian di ruang area check-in bandara, Jokowi meneken dua prasasti. Prasasti pertama menandai peresmian bandara dan satu lagi peresmian KEK.

Presiden didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, dan Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.

Bandara Depati Amir kini memiliki terminal 30.104 m2, runway 2.600 x 45 meter, apron 51.660 m2, dan cargo building 1.200 m2. Pada pengembangan tahap kedua nanti luas terminal akan bertambah menjadi 48.038 m2.

Dalam kunjungan ke Babel, Jokowi juga menyerahkan 2.500 sertifikat tanah kepada warga di GOR Sahabudin Pangkalpinang dan melakukan blusukan ke Pasar Pagi Pangkalpinang.

Jokowi disambut antusias masyarakat yang sedang berbelanja dan para pedagang. Kepala Negara pun membeli beberapa ikat sayur, seperti bayam, kangkung, sawi, dan genjer, juga terasi. Dia memberikan uang Rp100 ribu untuk membayar semua belanjaan tersebut.

Presiden Jokowi lalu melanjutkan kunjungan kerja dengan menyerahkan Program Keluarga Harapan dan bantuan pangan nontunai di STMIK Atma Luhur, Kecamatan Gabek. (RF/Ant/X-8)

BERITA TERKAIT