05 March 2019, 13:47 WIB

Yakinkan Ulama Aceh, Surya Paloh: Jokowi tidak Anti-Islam


Putra Ananda | Politik dan Hukum

RATUSAN ulama dan pimpinan pondok pesantren Aceh menggelar silaturahmi ke Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (5/3). Silaturahmi dilakukan sebelum rombongan ulama memenuhi undangan Presiden Joko Widodo ke Istana Negara bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Dalam kesempatan itu, Surya Paloh meyakinkan kepada ulama yang hadir bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak anti-Islam seperti kabar yang beredar di sosial media. Surya Paloh menjamin Jokowi merupakan pribadi yang taat menjalankan ibadah salat lima waktu.

"Jokowi ini tidak anti-Islam. Sesuai dengan apa yang saya saksikan, beliau sangat taat beragama. Terkutuk kalau saya salah. Iman dan aqidah dia lebih baik dari saya yang suka bolong-bolong ibadahnya," ungkap Surya Paloh.

Surya mengakui masalah dan serangan utama untuk membuat masyarakat tidak memilih Jokowi dengan pendekatan yang tidak terhormat, seperti fitnah dan kebohongan.

"Itu upaya-upaya utama. Kalau mau menilai kemampuan Jokowi dan Prabowo, KPU sudah sediakan debat. Masyarakat bisa melihat visi, pikiran dan kemampuan Jokowi, bukan memilih karena hoaks," imbuhnya.

Baca juga: Ma'ruf Amin: Cinta Jokowi pada Ulama tak Sebatas Daun Salam

Untuk itu, Surya Paloh berharap para ulama yang hadir saat ini mampu menyuarakan kebenaran. Jangan sampai para ulama terjebak, sehingga membela pihak-pihak yang suka memfitnah orang lain hanya untuk ambisi mendapatkan kekuasaan.

"Bayangkan saja, saya heran kok saya disebut kafir karena mendukung Jokowi. Apa betul begitu? Jujur memang saya berharap Jokowi dapat terpilih kembali," jelasnya.

Surya pun mengingatkan ada kekuatan yang sepakat agar Jokowi tidak lagi terpilih. Kondisi ini datang dari berbagai kekuatan yang mengatasnamakan umat Islam.

"Mereka menganggap mereka lah yang sejatinya umat Islam, yang menguasai seluruh masjid-masjid. Kita buktikan, kalau dia (Jokowi) tidak anti-Islam," ucapnya.

Sejumlah ulama Aceh menyampaikan sampai saat ini pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih diserang sejumlah isu negatif. Kemudian, dianggap sebagai kebenaran oleh masyarakat Aceh.

"Saya meminta diberikan spirit untuk mengantisipasi di daerah saya, Tamiang, banyak sekali fitnah-fitnah yang menuju bapak Jokowi," kata salah satu perwakilan ulama Aceh Abdul Khalid Nasution.(OL-5)

BERITA TERKAIT