Kejari Depok Tangkap Terpidana Korupsi Dana BOS


Penulis: Kisar Rajaguguk - 20 February 2019, 14:01 WIB
MI/ BARY FATHAHILAH
 MI/ BARY FATHAHILAH

KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Kota Depok menangkap terpidana korupsi Armas Farmas. Mantan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) 3 Kota Depok itu terlibat korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2013.

Humas Kejaksaan Negeri Kota Depok yang juga Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Depok Kosasih mengatakan para jaksa eksekutor menangkap terpidana di rumahnya, di Jalan Sarijadi, Kota Bandung.

“Terpidana ditangkap untuk menjalani putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor:2419K/Pid.sus/2017 dengan putusan menjatuhkan pidana penjara 4 tahun dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan. Menghukum terpidana membayar uang pengganti Rp80 juta dikonpensi dari Rp25 juta yang dikembalikan terpidana kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU dan subsider 1 tahun,“ ujar Kosasih kepada Media Indonesia, Rabu (20/2).

Dikatakan, jika terpidana tidak mampu membayar kerugian negara, hal itu digantikan dengan kurungan badan selama satu tahun 6 bulan. 

“Jika tidak ada, nanti kita gantikan dengan kurungan badan," kata Kosasih.

Penangkapan menurut Kosasih dilakukan oleh para jaksa eksekutor yang dipimpin Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Depok Hary Palar dan dirinya, di rumahnya terpidana di Jalan Sarijadi, Kota Bandung, Jawa barat. Terpidana yang bernama lengkap Armas Farmas bin Nata Ami Praja ditangkap Rabu (20/2) pukul 06.30 WIB. 

“Sebelumnya sudah disidangkan di Pengadilan Tipikor Bandung,“ ujarnya.

 

Baca juga: Buni Yani Akhirnya Datangi Kejari Depok 

 

Kepala seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Depok, Hary Palar menjelaskan, terpidana dieksekusi langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin di Arcamanik Kota Bandung pukul 09.WIB.

Palar memaparkan pihaknya tidak membutuhkan waktu yang banyak meringkus Armas Farmas. 

“Para Jaksa eksekutor tak kesulitan untuk menangkap terpidana kasus korupsi dana BOS tersebut. Saat pintu rumah kita ketuk, yang membuka Armas Farmas. Kita sempat ditanya tujuan kedatangan para jaksa. Kami jawab tujuan kami untuk melaksanakan eksekusi. Habis itu, dia (Armas Farmas) yang merupakan mantan Kepala SMAN 3 Kota Depok korupsi dana BOS 2013 langsung kami bawa ke Lapas Sukamiskin Arcamanik Kota Bandung,“ papar Palar.

Sebelum ditahan, Armas Farmas menjalani pemeriksaan administrasi dan kesehatan dari jam 09.00-10. 00 di Lapas. Usai pemeriksaan, Armas Farmas pun langsung di jebloskan ke balik jeruji besi Lapas Sukamiskin.

Dikonfirmasi berapa nilai kerugian negara dari dana BOS yang dikorup Armas Farmas, Palar nanti dibeber pihaknya. 

"Untuk total kerugian negara supaya tidak multitafsir, nanti kita akan sampaikan, “ paparnya.

Jaksa eksekutor, lanjutnya, melaksanakan putusan pengadilan terhadap terpidana. Karena telah memiliki kekuatan hukum tetap sebagaimana ketentuan pasal 270 Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (OL-3)

BERITA TERKAIT