14 February 2019, 12:40 WIB

Garuda Pangkas Harga Tiket 20% untuk Genjot Penumpang


Cahya Mulyana | Ekonomi

     ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
  ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

GARUDA Indonesia Group melalui lini layanan full service Garuda Indonesia dan Low Cost Carrier (LCC) Citilink Indonesia serta Sriwijaya Air-NAM Air Group mengumumkan penurunan harga tiket di seluruh rute penerbangan sebesar 20% mulai hari ini, Kamis (14/2). Keputusan itu selain bertujuan membantu pemerintah meningkatkan jumlah wisatawan juga untuk menggenjot penumpang yang sedang turun.

"Kami selalu cari keseimbangan dan tentunya diharapkan dengan turunnya harga ini jumlah penumpang bisa bertambah sehingga jumlah pendapatan menjadi equal," terang Direktur Utama PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara kepada Media Indonesia, Kamis (14/2).

Menurut dia, pemangkasan harga tiket 20% yang diputuskan Garuda Group untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan jumlah wisatawan. Sementara kepentingan perusahaan, kebijakan itu bertujuan supaya meningkatkan jumlah penumpang yang saat ini cenderung menurun.

Baca juga: Garuda Turunkan Harga Tiket 20%

Ia mengatakan penurunan pengguna jasa penerbangan Garuda Group terjadi setelah perayaan tahun baru berakhir sampai saat ini. Namun, dibandingkan dengan jumlah penumpang pada Januari tahun lalu angkanya masih sama.

"Dibandingkan dengan Desember penurunan di Januari berkisar 20-30%. Tapi dibandingkan Januari tahun lalu flat," pungkasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT