14 February 2019, 12:15 WIB

Beras Rusak tidak Bisa untuk Pakan Ternak


Andhika Prasetyo | Ekonomi

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
 ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

KETUA Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Singgih Januratmoko menegaskan peternak tidak menggunakan beras kualitas buruk sebagai salah satu komponen bahan baku pakan ternak.

Unggas, menurutnya, juga harus diberikan beras dengan kualitas atau spesifikasi setara dengan yang dikonsumsi manusia.

"Kalau beras sudah rusak, sudah berjamur, tidak bisa untuk pakan. Itu bahaya juga bagi ayam. Bisa sakit nanti," ujar Singgih kepada Media Indonesia, Rabu (13/2).

Keterangan itu ia sampaikan setelah Perum Bulog menyatakan akan menjual beras kualitas kurang baik kepada peternak.

Baca juga: Bulog Musnahkan Ribuan Beras Rusak

Hal itu dilakukan seiring ditemukannya beras rusak sebanyak 6.800 ton di Gudang Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Perseroan kemudian memilah beras-beras yang sudah sangat rusak dan yang tidak terlalu rusak.

Sekretaris Perusahaan Arjun Ansol Siregar mengatakan beras yang memiliki kualitas di bawah ambang batas keamanan pangan akan dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Sementara, beras yang rusak parah akan dimusnahkan. (OL-2)

BERITA TERKAIT