Lady Gaga Ajak Seniman Peduli Kesehatan Mental


Penulis: Dhika Kusuma Winata - 12 February 2019, 09:35 WIB
AFP/AMANDA EDWARDS
 AFP/AMANDA EDWARDS

STEFANI Joanne Angelina Germanotta, 32, menjadi salah satu bintang di panggung Grammy Awards 2019 yang berlangsung di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat, kemarin. Penyanyi yang memiliki nama panggung Lady Gaga itu meraih tiga piala pada kategori berbeda. Melalui lagu Shallow yang dinyanyikanbersama Bradley Cooper dalam film A Star is Born, Gaga diganjar penghargaan pada kategori duo/ grup terbaik. Dia mengalahkan para pesaingnya, yakni Christina Aguilera dan Demi Lovato untuk Fall in Line, Backstreet Boys untuk Don’t Go Breaking My Heart, Tony Bennett dan Diana Krall untuk S Wonderful.

Lalu, Maroon Five dan Cardi B untuk Girls Like You, Justin Timberlake dan Chris Stapleton untuk Say Something, dan Zedd, Maren Morris, dan Gray untuk The Middle. Lewat lagu Shallow juga, Gaga meraih penghargaan sebagai best song written for visual media. Penghargaan ketiganya didapat dari lagu Joanne (Where do You Think You’re Goin? pada kategori best pop solo performance. Pelantun Poker Face itu mengaku bangga bisa menjadi bagian dari fi lm A Star is Born membahas masalah kesehatan mental. Ia mengatakan banyak seniman yang berurusan dengan masalah kesehatan mental sehingga sesama seniman harus saling menjaga dan tidak memalingkan wajah.

“Aku hanya ingin mengatakan aku sangat bangga menjadi bagian dari fi lm yang membahas masalah kesehatan mental, mereka sangat penting,” ujarnya seperti dilansir dari E!. A Star is Born merupakan fi lm drama musikal yang mengisahkan siklus ketenaran di dunia musik Amerika Serikat. Hampir semua adegan dalam film ini dimeriahkan oleh lantunan musik baik yang dinyanyikan oleh Lady Gaga maupun Bradley Cooper. “Aku harus berterima kasih kepada Tuhan. Terima kasih telah memperhatikanku, terima kasih untuk keluargaku di rumah. Terima kasih, kuharap Bradley ada di sini bersamaku sekarang ... Bradley, saya suka menyanyikan lagu ini bersamamu,” seru Gaga lagi.

Dalam film itu, Jackson Maine (Bradley Cooper) merupakan penyanyi country yang sangat populer dan sangat dielu-elukan fan. Sayangnya, Jackson punya kelemahan terbesar, yakni tidak mampu menahan untuk menenggak minuman alkohol. Kebiasaannya itu berakibat pada kerusakan pendengaran dan memiliki sikap tidak mau mendengarkan orang lain. Hingga suatu hari dirinya bertemu dengan penyanyi bersuara merdu bernama Ally (Lady Gaga). Keduanya menjalin persahabatan, bahkan Jackson merasa tersentuh saat Ally mengutarakan keluhan bagaimana dirinya gagal menjadi penyanyi hanya gara-gara hidungnya yang dianggap terlalu besar oleh produser rekaman. Tergerak akan hal itu, Jackson pun kemudian mengajak Ally untuk menyanyi bersama dalam satu panggung.

Oscar menunggu

Kemenangan Gaga di Grammy Awards melengkapi penghargaan sebelumnya yang diraih di ajang Golden Globe dan Critics ‘Choice. Setelah panggung Grammy Awards 2019, fi lm tersebut juga dijagokan untuk memenangi Oscar pada 24 Februari 2019 di ajang Academy Awards, pada 24 Februari mendatang. Film The Star is Born dinominasikan untuk kategori film terbaik, sedangkan Bradley dan Gaga, masing-masing masuk nominasi aktor dan aktris terbaik. Dikutip dari The New York Times, Gaga mengaku sedang tertidur saat para nomine Oscar diumumkan dan baru mengetahui keesokan harinya,“ kata Gaga. (Ant/H-3)

BERITA TERKAIT