12 February 2019, 03:40 WIB

Nestapa Sarri di Kandang City


Widhoroso | Sepak Bola

AFP/OLI SCARFF
 AFP/OLI SCARFF

KARIER kepelatihan Maurizio Sarri sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa ternoda. Mantan pelatih Napoli tersebut harus menerima kenyataan pahit saat tim asuhannya saat ini, Chelsea, tidak berkutik ketika melawat ke kandang Manchester City dalam lanjutan Liga Primer, kemarin.
Dalam laga di Etihad Stadium tersebut, Chelsea harus menelan kekalahan telak 0-6. Itu menjadi kekalahan terburuk Chelsea di Liga Primer.

Adalah Sergio Aguero yang menjadi momok bagi Chelsea dalam laga tersebut. Striker asal Argentina tersebut menyumbang tiga gol untuk City, yaitu di menit ke-13, ke-19, dan ke-56 (penalti). Tiga gol City lainnya disumbang Raheem Sterling (4’, 80’) dan Ilkay Gundogan (25’).

Seusai laga, Sarri mengaku tidak bisa menjelaskan kenapa penampilan tim asuh­annya kali ini sangat buruk. Juru taktik asal Italia itu menyebut kebobolan dalam waktu singkat saat menghadapi lawan di level ini mungkin membuat pemainnya sulit mengembangkan permainan.

“Saat ini saya tidak bisa memahami karena sepanjang pekan ini firasat saya sangat bagus. Pada saat ini kami punya masalah besar di laga tandang. Saya tidak tahu mengapa,” tegasnya.

Tentang posisinya di Chelsea, Sarri mengaku pasrah. Bahkan, Sarri menegaskan siap bertemu dengan presiden klub dan menerima segala keputusan terkait dengan masa depannya.

“Hasil seperti ini untuk klub seperti Chelsea akan membawa tekanan dan harus ada yang dijelaskan kepada manajemen. Saya memimpin tim, jadi saya tahu siapa yang harus berdiri paling depan,” tutur Sarri.

Di sisi lain, kemenangan atas Chelsea kembali membawa City ke posisi teratas klasemen. Memiliki poin 65, sama dengan Liverpool, City unggul selisih gol.

Tentang kemenangan atas Chelsea, pelatih City Pep Guardiola mengaku sangat gembira. Ia menilai, para pemainnya tampil luar biasa.

“Bisa mencetak enam gol melawan Chelsea dan dengan cara bermain kami, kami tentu mendapatkan perhatian begitu besar. Kami berhasil, ini ialah penghargaan luar biasa untuk para pemain, mereka menakjubkan!” ungkap Guardiola.  

Imbang di San Memes

Dari La Liga, Barcelona gagal mendulang poin maksimal saat melawat ke Stadion Sam Memes, kandang Athletic Bilbao. Dalam laga pekan ke-23, Blaugrana harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.

Walau masih memimpin klasemen dengan poin 51, jarak Barcelona dengan pesaing­ terdekatnya, Real Madrid, makin menipis. Los Blancos  kini di posisi kedua dan tinggal berjarak enam poin.
Striker Barcelona, Luis Suarez, menilai buruknya komunikasi antarpemain menjadi penyebab kegagalan membawa pulang kemenangan dari San Memes. “Babak pertama kami dibuat menderita karena kurangnya komunikasi. Ini ialah hal yang harus segera kami benahi,” tuturnya.

Suarez juga menyinggung permainan keras yang diperagakan Bilbao terutama untuk menghentikan pergerakan Lionel Messi. “Jika Messi bermain, itu karena kondisi­nya memang fit 100%. Namun, sulit baginya untuk bersinar karena dia terus dilanggar secara konsisten,” tandasnya. (Goal.com/R-3)

BERITA TERKAIT