11 February 2019, 04:00 WIB

Pembunuhan Khashoggi Trump Dinilai Abaikan Senat


Anadolu/Yan/I-1 | Internasional

AFP
 AFP

PRESIDEN AS Donald Trump tidak akan menanggapi permintaan Senat yang wajib untuk menentukan apakah sanksi dijamin terhadap Pangeran Mahkota Saudi Muhammad bin Salman (MBS) atas pembunuhan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi. Hal ini disampaikan seorang pejabat senior administrasi, Jumat (8/2).

Presiden punya waktu hingga tengah malam untuk secara resmi menanggapi surat mantan Ketua Hubungan Luar Negeri Senat Bob Corker dan Anggota Pemeringkatan Bob Menendez. Keduanya meminta Trump untuk membuat keputusan berdasarkan Global Magnitsky Act dalam 120 hari.

Juan Pachon, juru bicara Menendez, berkeras bahwa batas waktu tidak pantas untuk diperdebatkan. “Hukumnya jelas,” kata Pachon dalam sebuah pernyataan yang di-e-mail ke Agensi Anadolu. “Presiden tidak punya keleluasaan di sini. Dia bisa mematuhi hukum atau melanggar hukum.”

Pejabat administrasi, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada Agensi Anadolu bahwa Trump mempertahankan kebijaksanaannya untuk menolak bertindak atas permintaan komite kongres ketika sesuai.

Uni Eropa mempertahankan permintaan untuk penyelidikan kredibel atas kematian Khashoggi. “Kami terus menyerukan penyelidikan menyeluruh dan kredibel,” kata juru bicara Komisi Uni Eropa.

“Departemen Luar Negeri memperbarui kongres secara teratur tentang status tindak­an yang berkaitan dengan pembunuhan Jamal Khashoggi,” kata pejabat itu.

Namun, tindakan-tindakan itu disebut tidak memadai oleh banyak pihak di kongres yang berkeras bahwa pembunuhan jurnalis itu tidak mungkin dilakukan tanpa persetujuan eksplisit Bin Salman.

Di bawah Global Magnitsky Act, seorang presiden memiliki waktu 120 hari untuk menanggapi permintaan dari ketua Hubung­an Luar Negeri Senat dan anggota pemeringkat untuk menentukan apakah sanksi dijamin terhadap seseorang yang telah dituduh melakukan pelanggaran hak.

Khashoggi dibunuh secara brutal di dalam konsulat Saudi di Istanbul tak lama setelah ia memasuki fasilitas diplomatik pada 2 Oktober. Riyadh awalnya menolak peran apa pun dalam pembunuhan itu, tetapi sejak itu berusaha menyalahkan kematiannya atas operasi yang gagal yang dilakukan oleh agen-agen jahat.

Arab Saudi telah berusaha untuk menjauhkan putra mahkota dari pembunuhan Khashoggi, seperti halnya Trump.

Menendez, Demokrat dari Komite Hubungan Luar Negeri Senat, memperkenalkan undang-undang, Kamis (7/2) bersama dengan sekelompok anggota parlemen bipartisan untuk menghentikan dukungan AS pada perang koalisi yang dipimpin Saudi di Yaman dan mengharuskan AS untuk memastikan sanksi kepada mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.

BERITA TERKAIT