10 February 2019, 10:40 WIB

Kanker akibat Rokok dan Kurang Asupan Buah


(Ant/H-1) | Weekend

THINKSTOCK
 THINKSTOCK

PENELITIAN terbaru di Tiongkok membuktikan bahwa orang yang menderita kanker di negara itu disebabkan konsumsi rokok dan kurangnya asupan buah.

Hasil penelitian yang dikutip dari jurnal internasional The Lancet di Jakarta, Jumat (8/2), menunjukkan bahwa hampir separuh dari kematian akibat kanker di Tiongkok disebabkan 23 faktor risiko. Yang utama disebabkan oleh konsumsi rokok aktif bagi laki-laki dan kurang asupan buah pada perempuan.

Sebanyak 1.036.004 kematian akibat kanker (45,2% dari total kematian kanker) di Tiongkok pada 2014 terjadi pada orang yang berusia di atas 20 tahun diatribusikan pada 23 faktor risiko. Kelompok populasi yang diatribusikan lebih banyak pada laki-laki (51,2%) jika dibandingkan dengan perempuan (34,9%).

Penelitian yang baru dirilis pada 5 Februari lalu itu menggunakan data penyakit kanker dewasa pada 2014 di 978 tingkat kabupaten pada 31 provinsi di seluruh Tiongkok. Kematian akibat kanker yang mendekati 2,21 juta orang pada 2017 di 'Negeri Tirai Bambu' itu berkontribusi 24,85% total kematian.

Penyebab kematian lainnya ialah faktor risiko lain, yakni terinfeksi virus hepatitis B, kelebihan berat badan, dan infeksi virus HPV. Dalam penelitian itu juga diterangkan bahwa terkena paparan partikulat PM2,5 (partikel udara yang lebih kecil dari 2,5 mikrometer), serta konsumsi alkohol turut memengaruhi terjangkit penyakit kanker.

BERITA TERKAIT