18 January 2019, 18:45 WIB

Jokowi Puas dengan Debat Pertama


Krtistiadi | Politik dan Hukum

ANTARA
 ANTARA

CALON Presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengaku sangat puas dengan hasil debat pertama, meskipun masih ada kekurangan. Hal tersebut menjadi catatan untuk diperbaiki pada debat selanjutnya.

"Kami sangat puas, puas. Ya, ini kan kita hanya bercerita apa yang kita lakukan, kerjakan, tapi jika ada masukan-masukan dari Pak Prabowo-Sandi akan menjadi perbaikan ke depannya. Sedangkan, Pak Ma'ruf Amin beberapa kali menjawab pertanyaan berkaitan dengan terorisme dari A sampai Z," ujar Jokowi saat berada di Kecamatan Cibatu, Garut, Jumat (18/1).

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Muhamad Yusuf, mengatakan paslon 01 memahami setiap persoalan dengan memberikan jawaban tepat karena selama ini hal tersebut sudah dikerjakannya.

"Untuk masalah hukum, korupsi, HAM dan terorisme yang disampaikan paslon nomor urut 02 memperlihatkan ketidakpahaman terkait HAM, termasuk menyebut hukum tumpang tindih, padahal sudah jelas ada aturannya. Soal disabilitas juga tidak paham, kan itu ada PP serta UU yang mengatur," kata Muhamad Yusuf.

Baca juga: Pascadebat Perdana Pilpres, Pasar Tetap Kondusif

Untuk disabilitas, lanjut Yusuf, perusahaan diwajibkan menerima 1% dari jumlah pekerja. Hal tersebut sudah berjalan namun tidak dipahami paslon nomor urut 02.

Salah satu kesetaraan yang diberikan pemerintah dengan gelaran acara paralimpik, atlet difabel yang mendapat medali akan menerima bonus yang sama dengan atlet nondifabel.

"Selama ini pemerintah juga mengharuskan penyedian fasilitas untuk disabilitas, itu diatur dalam UU, seperti penyediaan fasilitas kamar toilet di RSU yang ramah disabilitas. Itu malah dipertanyakan, Prabowo masih kurang paham," pungkasnya.(OL-5)

 

BERITA TERKAIT