Diperiksa 9 Jam, Bendahara PSSI Dicecar 27 Pertanyaan


Penulis: Ferdian Ananda Majni - 14 January 2019, 23:22 WIB
ANTARA FOTO/Reno Esnir/
 ANTARA FOTO/Reno Esnir/

BENDAHARA Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Berlinton Siahaan menjalani pemeriksaan selama 9 jam di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/1).

Ia memenuhi panggilan penyidik Satgas Antimafia bola dan tiba di ruangan pukul 11.30 WIB.

"Kedatangan saya untuk satgas mafia bola. Saya sebagai bendahara umum PSSI diminta keterangan sesuai laporan. Memang tadi mulainya sudah agak siang jam 12. Tetapi, saya Tidak melihat jamnya kalau dilihat pemeriksaan saya diperiksa selama 9 jam," kata Berlinton, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (14/1).

Berlinton datang menghadiri pemeriksaan terkait pengembangan laporan dugaan tindak pidana penipuan yang diajukan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani dengan terlapor mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto beserta anaknya, Anik Yuni Sari.

Berlinton menyebutkan, ada 27 pertanyaan yang diajukan penyidik, di antaranya terkait pengelolaan keuangan PSSI berdasarkan jabatannya di badan sepak bola tertinggi di Indonesia tersebut.

"Pertanyaan tadi khususnya cara pengeluaran uang di PSSI. Saya jelaskan sesuai dengan fungsi saya sebagai bendahara yaitu mengelola. Saya jawab dengan tegas dan organisasinya seperti apa di keuangan dan menyangkut pihak lain. Saya tegaskan kepada pihak kepolisian apa yang bisa saya jawab," sebutnya.

Dia mengapresiasi kinerja kepolisian dalam mengusut tuntas pengaturan skor di liga Indonesia. Pasalnya, ia khawatir dengan keberlangsungan kompetisi liga ke depan jika kasus ini terus berlarut larut.

Baca juga : Pemeriksaan PSS Sleman dan Madura FC Naik Ke Tahap Penyidikan

"Membantu sekali, saya juga masih Dirut di liga Indonesia baru. Jika tidak diselesaikan, masalah ini akan berlarut dan mempengaruhi kompetisi, sponsor-sponsor akan melihat kita apakah ini dapat dilanjutkan atau tidak," tuturnya

Tidak hanya seorang diri, Wakil bendahara PSSI juga ikut memberikan keterangan kepada pihak penyidik. Kata Berlinton, keterangan yang disampaikan kepada penyidik tentunya sangat membantu dalam pengusutan mafia bola tersebut.

"Jadi saya sangat membantu, wakil saya juga sangat membantu memberikan keterangan dengan baik. Intinya kami sangat mendukung dengan apa yang telah dilakukan aparat Kepolisian," lanjutnya.

Berlinton sebelumnya dijadwalkan diperiksa penyidik pada 8 Januari. Namun, Berlinton melalui kuasa hukumnya melayangkan surat permohonan penjadwalan ulang pemeriksaan karena dirinya sedang berada di luar negeri.

Satgas Antimafia Bola telah memanggil Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria untuk dimintai keterangan. Dari pemanggilan Tisha, Satgas Antimafia Bola meminta keterangan mengenai tugas pokok dan fungsi PSSI serta standar operasional yang berlaku di organisasi itu. (OL-8)

BERITA TERKAIT