Empat Orang di Bogor Tewas Usai Tenggak Miras


Penulis: Dede Susianti - 14 January 2019, 19:35 WIB
Thinkstock
 Thinkstock

SEBANYAK empat orang tewas usai mengonsumsi minuman keras (miras), sementara satu lainnya dalam kondisi kritis. Peristiwa itu terjadi di Kampung Cipicung, RT 16/ 07, Desa Mekar Sari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi ketika para korban berada di acara musik dangdutan yang digelar pada sebuah pesta pernikahan warga sekitar, Minggu (13/1) malam. Jenis minuman keras yang mereka konsumsi adalah ciu.

Keempat korban tewas, yakni Deden, 42, Dayat, 22, Enggun Gunawan, 22, dan Sunarya, 33. Keempatnya merupakan warga satu kampung, hanya berbeda RT saja. Sebelum meninggal, para korban sempat mendapat pertolongan saat masih di area panggung. Namun, nyawa mereka tidak tertolong saat dibawa ke rumahnya masing-masing oleh warga.

Pihak keluarga bersama kepolisian pun mendatangi lokasi kejadian, tempat korban mengonsumsi miras.

"Kata korban, mereka merasakan panas pada perutnya. Tidak muntah hanya panas di perutnya saja, katanya seperti terbakar," kata salah satu warga yang juga keluarga dari korban Gunawan, Wawan Setiawan.

Baca Juga: Tenggak Miras Tiruan, Dua Orang Tewas di Tamansari

Atas peristiwa tersebut, pihaknya berharap pihak kepolisian menindaklanjuti kejadian tersebut.

"Harapan kami sebagai warga Mekar Sari, mohon ke penegak hukum untuk menindaklanjuti permasalahan ini," tutur Wawan.

Pihak kepolisian dari Polsek Cileungsi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Sejumlah barang bukti berupa botol bekas minuman keras dan botol yang masih berisi disita petugas dari lokasi kejadian.

Kapolsek Cileungsi Komisaris Asep Fajar menerima laporan dari masyarakat ihwal adanya pesta minuman keras dan korban meninggal dunia.

"Kita langsung ke tempat kejadian dan ternyata benar. Awalnya 2 orang meninggal, beda lima menit tambah lagi korban. Jadi semuanya 4 orang. Dua orang dibawa ke rumah sakit untuk otopsi. Kita menunggu hasilnya," kata Asep Fajar, Senin (14/1) petang.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, para korban meminum ciu yang dicampur dengan suplemen Panther.

"Di lokasi ada organ tunggal, perayaan hajatan. Kita ke TKP, panggil saksi dan ada lima botol kosong yang diamankan," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT