Terkait Teror Pimpinan KPK, Polisi Sudah Periksa 18 Saksi


Penulis: Siti Yona Hukmana - 12 January 2019, 14:15 WIB
ANTARA
 ANTARA

KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pihaknya sudah memeriksa 18 saksi terkait teror di rumah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rumah Agus Rahardjo dan Laode M Syarif diteror bom.

"Sudah 18 orang kita periksa. Sebanyak 12 di TKP kediaman Pak Laode dan enam di TKP kediaman Pak Agus," kata Dedi saat dikonfirmasi Medcom.id, Sabtu (12/1).

Baca juga: Novel Berharap Kasus Teror Bom kepada Pimpinan KPK Dituntaskan

Dedi mengaku dari keterangan itu belum ada fakta baru. "Nanti saya sampaikan kalau sudah ada," imbuh dia.

Meski demikian, keterangan dari tukang bubur menjadi salah satu kunci polisi. Diketahui, tukang bubur yang berjualan di depan rumah Agus Rahardjo sempat ditanyai rumah ketua KPK oleh orang tak dikenal.

Dua orang mendatangi tukang bubur berboncengan menggunakan motor. Pengendara menggunakan helm full face, sedangkan yang dibonceng yakni selaku penanya itu tidak menggunakan helm. Alhasil wajahnya terlihat jelas oleh tukang bubur.

Kemudian, dari keterangan tukang bubur ini lah polisi membuka pintu masuk mengungkap pelaku teror. Hal itu dilakukan dengan membuat sketsa wajah orang penanya tersebut.

Baca juga: ICW: KPK Jangan Anggap Enteng Teror dan Intimidasi

Sementara keterangan saksi di rumah Laode, polisi belum bisa membuat sketsa wajah terduga pelaku. Dedi meminta waktu bagi Inafis Mabes Polri untuk bekerja.

Rumah pimpinan KPK diteror bom pada Rabu, 9 Januari 2019 pagi. Pagar rumah agus dicantel tas yang isinya bom palsu dan rumah Laode dilempar bom molotov. (Medcom/OL-6)

BERITA TERKAIT