Tiga Kecamatan di Sukabumi Diguyur Hujan Deras Disertai Butiran Es


Penulis: Benny Bastiandy - 11 January 2019, 21:15 WIB
MI/Benny Bastiandy
 MI/Benny Bastiandy

SEJUMLAH wilayah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diterjang berbagai bencana bersamaan hujan deras disertai angin kencang, Jumat (11/1) petang. Bahkan, di sejumlah titik dilaporkan terjadi hujan es.

"Dari hasil laporan sementara, hujan disertai butiran es terjadi di Kecamatan Kalapanunggal, Bojonggenteng, dan Cikidang," kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, Jumat malam.

Berdasarkan laporan pendataan sementara, lanjut Eka, angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di Desa Cijalingan Kecamatan Cicantayan. Pohon tumbang menimpa rumah warga. Pohon tumbang juga terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Bojonggenteng, Kecamatan Cikidang, dan Kecamatan Cibadak.

"Itu data sementara. Kami belum merekap detail jumlahnya," tegas Eka.

Camat Cibadak, Lesto Rosadi, mengatakan, angin puting beliung di Kecamatan Cibadak menerjang Desa Sukasirna. Sejumlah pepohonan dilaporkan tumbang. Kejadiannya bersamaan dengan turunnya hujan deras.

"Kejadiannya tadi sekitar pukul 4 sore. Saat itu sedang hujan deras. Laporan sementara tak ada kerusakan rumah yang cukup parah. Tapi ada tiga rumah yang hanya atap gentengnya saja terbawa angin," kata Lesto.

Cukup banyaknya pepohonan yang tumbang menutup ruas jalan mengakibatkan kemacetan. Tapi aparatur pemerintah kecamatan bersama muspika, pemerintahan desa, serta masyarakat bergotong-royong mengevakuasi pepohonan yang tumbang.

"Mudah-mudahan ke depan jadi perhatian pemerintah. Pepohonan yang ada di pinggir jalan sudah rapuh. Bagusnya ditanam pohon asam saja karena lebih kuat," kata dia.

Tersendatnya akses kendaraan berlangsung sekitar 2 jam. Namun kompaknya masyarakat dan unsur muspika setempat membersihkan pepohonan yang tumbang, arus kendaraan sudah kembali lancar.

"Sekitar dua jam tersendat. Setelah pepohonan yang menghalangi jalan dibersihkan, kendaraan bisa kembali lancar," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT