Di Istana, Agnez Mo Sampaikan Gagasannya soal Generasi Muda


Penulis: Damar Iradat - 11 January 2019, 16:24 WIB
ANTARA
 ANTARA

PENYANYI Agnez Mo menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Kepada Presiden Jokowi, penyanyi yang dulu dikenal dengan nama Agnes Monica itu menyampaikan gagasan agar generasi muda berani menyampaikan mimpinya.

Agnez Mo mengatakan generasi muda harus bisa menyuarakan mimpinya dengan lantang. Hal itu diperlukan agar bisa menjadi inspirasi untuk orang lain.

"Optimisme, kerja keras, kalkulasi yang tepat itu penting supaya cita-cita kita itu bisa tersampaikan," kata Agnez Mo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/1).

Baca juga: KPU: Pertanyaan Debat tak Boleh Menyudutkan Kandidat

Mantan penyanyi cilik itu berujar, ia sudah lama ingin bertemu dengan Jokowi, namun baru terealisasi kali ini. Agnez Mo ingin menyampaikan hal tersebut langsung ke orang nomor satu di Indonesia. "Pengin tahu, menurut bapak (Presiden Jokowi), menyuarakan mimpi itu buat anak-anak muda itu boleh enggak, apakah itu sebuah arogansi atau  justru diperlukan," kata dia.

Agnez Mo mengatakan, pertemuan tadi berlangsung dengan hangat. Presiden Jokowi juga sempat mempertanyakan niat awal Agnez Mo hingga akhirnya bisa go internasional.

Menurut dia, bangsa yang besar adalah bangsa yang ingin belajar. Sehingga, dalam benaknya, jika ingin menjadi besar, ia pun harus mau belajar lebih banyak lagi.

"Kebetulan di dunia entertainemt banyak sekali orang-orang yang di Amerika saya bisa belajar dari mereka yang jauh lebih bagus dari saya, yang jauh lebih mahir," tutur pelantun Overdose itu.

Dalam kesempatan itu, Agnez Mo juga membantah kunjungannya kali ini membicarakan hal politik. Menurut dia, pertemuannya dengan mantan Wali Kota Solo itu sebatas warga negara yang inign menemui pemimpinnya.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan, Presiden Jokowi juga tengah memiliki gagasan besar untuk talent management strategic. Gagasan itu menurut dia, sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk anak-anak bangsa yang memiliki talenta tinggi di semua bidang.

Baca juga: Ma’ruf Amin: Ulama Harus Bersatu dalam Pembangunan

"Apakah itu seni, olahraga, ilmu pengetahuan, teknologi, dan sebagainya. Kita punya database seperti itu. Jangan sampai anak-anak hebat kita malah keluar, malah diambil oleh orang luar," jelas Moeldoko.

Menurut dia, saat itu hal tersebut tengah ditata oleh Kantor Kepresidenan. Sejumlah pakar juga sudah diundang untuk membahas hal ini.

"Itu lah kira-kira di antaranya, dari simbol siapa sih para talenta Indonesia yang hebat itu. Di antaranya Agnez, sekarang Agnez bisa komunikasi dengan Bapak Presiden, saya kira ini nanti bisa menjadi motivator, bahkan inspirator bagi para teman-teman kita yang lain yang punya potensi," tegas mantan Panglima TNI itu. (Medcom/OL-6)

 

BERITA TERKAIT