Menteri Pertanian Beri Bantuan 600 Ribu Ayam Kampung untuk Rumah Tangga Miskin


Penulis: Micom - 11 January 2019, 15:20 WIB
Kementerian Pertanian
 Kementerian Pertanian

MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan hampir 600 ribu ekor ayam kampung petelur unggul kepada 11 ribu lebih Rumah Tangga Miskin (RTM) di Desa Kiara Kiarajangkung, Kec. Sukahening , Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Kita semua berharap dengan bantuan ini cita-cita Desa Mandiri Bibit Ayam Kampung Unggul dapat terwujud," ujar Amran di hadapan ribuan orang yang menyaksikan penyerahan bantuan yang merupakan bagian dari Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) ini, Jumat (11/1). Hadir para RTM penerima bantuan, penyuluh tingkat kabupaten, serta santri dari sekitar Tasikmalaya.

Setiap RTM menerima 50 ekor ayam yang dilengkapi dengan kandang sederhana, pakan untuk pemeliharaan selama 6 bulan, pelayanan vaksin dan obat hewan, serta pendampingan secara intensif meliputi Bimbingan Teknis-Bimtek, dan pelatihan Training of Trainer-ToT.

Menteri Amran juga menyerahkan bantuan berupa mesin tetas sejumlah 96 unit kepada 48 Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang ada di Kab. Tasikmalaya agar kepastian keberlanjutan usaha pengembangan ayam kampung unggul di perdesaan dapat terwujud. "Dengan semangat dan optimisme para peternak, pengembangan ayam kampung unggul yang berkelanjutan akan menambah pendapatan," seru Amran.

Dalam kesempatan ini Menteri Pertanian juga melakukan panen telur hasil produksi RTM sekaligus panen bibit anak ayam umur 1 hari (day old chicken/doc) yang diusahakan oleh BUMDES AMANAH Desa Kiarajangkung.

Bantuan Komoditas Hortikultura dan Perkebunan

Selain ternak ayam, bantuan juga diberikan untuk komoditas hortikultura dan perkebunan. Di antaranya meliputi sarana produksi manggis meliputi bibit, pupuk organik, pupuk NPK, dan pupuk hayati lalu sarana produksi pepaya meliputi bibit pepaya dan pupuk organik dan sarana produksi jagung manis meliputi benih, pupuk organik, pupuk dan pupuk hayati. Bantuan lainnya berupa sarana produksi kacang panjang meliputi benih, pupuk organik dan pupuk hayati lalu bantuan bibit kopi Arabica serta bantuan sarana alat mesin pertanian meliputi cultivator, handspray, rotary, traktor roda 2, traktor roda 4, dan pompa air.

BEKERJA Membantu di 800 Lebih Desa

Program BEKERJA telah dilakukan di 10 provinsi, 22 kabupaten dan 807 desa yang melibatkan 200.000 rumah tangga miskin pada tahun 2018. Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu target sasaran program ini yang meliputi 48 desa di kecamatan Sukahening, Cikatomas, Salopa, Jatiwaras dan Sodonghilir.

Kementerian Pertanian telah mencanangkan Program BEKERJA sebagai upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan melalui kegiatan pertanian yang terintegrasi dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin.
 
Dalam mencapai tujuan tersebut Program BEKERJA melaksanakannya dalam 3 periode. Jangka pendek dilakukan dengan memberikan bantuan berupa tanaman sayuran yang dapat dipanen dalam waktu 3 bulan lalu untuk jangka menengah diberikan bantuan berupa ayam/itik lokal maupun domba/kambing yang sudah dapat berproduksi dalam 6 bulan. Selain itu ada bantuan berupa bibit tanaman hortikultura (mangga, manggis, durian, pisang) dan tanaman perkebunan (kopi, kelapa dalam, cengkeh, pala). (RO/X-11)

BERITA TERKAIT