BPN tidak Persoalkan KPU Tolak Perubahan Visi Misi


Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani - 11 January 2019, 12:36 WIB
Ist
 Ist

JURU Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Suhud Aliyudin mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan bila KPU tidak menerima perubahan visi dan misi Prabowo-Sandiaga. BPN tidak mau memaksakan kalau memang sesuai aturan KPU.

"Jika tidak diterima KPU karena terkait aturan yang ada bagi kami tidak masalah," ujar Suhud, saat dihubungi, Jumat, (11/01).

Suhud mengatakan, inti dari perubahan yang ada pada visi dan misi masih bisa disampaikan ketika debat nanti. Begitu juga ketika melakukan sosialisasi dan kampanye langsung ke masyarakat.

"Menurut kami, visi misi itu bukan sekadar janji di atas kertas, tapi harus bisa direalisasikan," ujar Suhud.

Suhud menjelaskan, sebenarnya secara prinsip tidak banyak yang berubah dari visi dan misi Prabowo-Sandiaga. Hanya pemilihan kata dan kalimat yang paling banyak berubah.

"Intinya, Pak Prabowo dan Bang Sandi ingin ada perbaikan pada empat hal, setelah mendengar rakyat lebih dari seribu titik dan mendengar para tokoh dan ahli," ujar Suhud.

Baca Juga: KPU Tolak Perubahan Visi Misi Prabowo

Keempat hal itu, ialah bahasa yang mudah dipahami oleh rakyat. Kedua, memperkuat referensi dan dasar utama visi dan misi berlandaskan pada Pancasila dan UUD45, khususnya pembangunan ekonomi berlandaskan Pasal 33.

"Ketiga, memperkuat pesan visi masa depan pemerintah Prabowo-Sandiaga yang ingin menghadirkan rasa aman untuk semua, adil untuk semua, makmur untuk semua, dan rakyat yang utama. Keempat, sedikit ada perubahan layout agar lebih menarik," tutur Suhud.

Seperti diketahui, kubu Prabowo-Sandiaga ingin mengubah visi dan misi yang telah disetor ke KPU. Namun, KPU menyatakan perbaikan dokumen visi dan misi tak bisa sudah tidka bisa lagi dilakukan. (OL-7)

BERITA TERKAIT