Polisi Las Vegas Minta Ronaldo Serahkan Sampel DNA


Penulis: Basuki Eka Purnama - 11 January 2019, 15:30 WIB
Fabio FERRARI/La Presse/AFP
 Fabio FERRARI/La Presse/AFP

KEPOLISIAN Las Vegas meminta bintang sepak bola Cristiano Ronaldo menyerahkan sampel DNA dalam rangka penyelidikan tuduhan pemerkosaan yang dialamatkan kepada penyerang Juventus itu.

Kuasa hukum Ronaldo, Peter Christiansen, mengatakan apa yang dilakukan kepolisian sebagai prosedur standar.

"Ronaldo selalu, hingga hari ini, menegaskan apa yang terjadi di Las Vegas pada 2009 adalah suka sama suka. Jadi tidak aneh jika ada bukti DNA," ujar Christiansen dalam sebuah keterangan resmi.

Seorang mantan model Amerika Serikat (AS) Kathryn Mayorga, 34, menuduh Ronaldo dalam sebuah laporan polisi di Nevada pada tahun lalu bahwa pesepak bola itu memerkosanya pada 13 Juni 2009 sebelum dia bergabung dengan Real Madrid dan Manchester United.

Baca juga: Ramsey Akan Jadi Pemain dengan Gaji Tertinggi Setelah Ronaldo

Pesepak bola Portugal berusia 33 tahun itu membantah tuduhan tersebut. Ronaldo pun mendapat dukungan dari Juventus.

Mayorga menuding Ronaldo memerkosa dirinya di sebuah hotel di Las Vegas dan kemudian membayar dirinya sebesar US$375 ribu agar bungkam.

Kuasa hukum Ronaldo menyebut kesepakatan diam yang ditandatangani mantan model itu bukanlah pengakuan bersalah.

Kuasa hukum Mayorga menyebut kliennya awalnya sepakat untuk bungkam namun terinspirasi untuk membuka kasus itu oleh gerakan #MeToo. (AFP/OL-2)

 

BERITA TERKAIT