Membedakan Diabetes Mellitus dan Pankreatitis


Penulis: (RO/H-3) - 09 January 2019, 11:40 WIB
THINKSTOCK
 THINKSTOCK

PANKREAS ialah salah satu organ pencernaan yang kerap terlupakan, padahal peranannya sangat penting dalam mengeluarkan enzim pencernaan sebagai fungsi eksokrin, dan beberapa hormon yang menjalankan fungsi endokrin.

Endokrin bertugas mengeluarkan hormon insulin yang akan mengubah gula menjadi sumber energi bagi tubuh. Sementara itu, eksokrin adalah kelenjar yang berfungsi mengeluarkan enzim, seperti misalnya kelenjar lendir, kelenjar minyak, kelenjar air mata, dan sebagainya.

"Apabila ada gangguan endokrin pankreas salah satunya adalah insulin yang menyebabkan penyakit diabetes mellitus (DM) dan bilamana terjadi gangguan fungsi eksokrin dapat menimbulkan penyakit seperti pankreatitis," ujar Fajar Firsyada, dokter spesialis bedah digestif dari Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Barat, kemarin.

Ia menjelaskan, gejala dan pengobatan penyakit di organ pankreas tergantung dari jenisnya. DM ditandai dengan keluhan klasik 3P (poliuri, polidipsi, polifagi). Poliuri adalah sering berkemih terutama pada malam hari, polidipsi adalah rasa haus terus-menerus, polifagi adalah makan yang berlebihan.

"Selain itu, pada pemeriksaan laboratorium terdapat peningkatan kadar gula darah puasa dan peningkatan Hba1c," urai Fajar.

Sementara itu, pankreatitis diawali dengan nyeri pada perut, khususnya di daerah epigastrium dan ditandai dengan peningkatan kadar amilase dan lipase darah.

Untuk menghindari atau mencegah kedua penyakit pankreas ini, sambung Fajar, perlu metode yang berbeda. Pada kasus DM, Fajar menyarankan untuk membatasi atau mengurangi makanan yang tinggi karbohidrat atau gula sehingga beban kerja pankreas tidak berat.

Pada kasus pankreatitis, istirahatkan fungsi eksokrin dan endokrin dengan cara mengurangi konsumsi karbohidrat dan kurangi lemak.

Bilamana seseorang sudah mengalami gangguan pankreas, imbuhnya, pengobatan yang dilakukan ialah pengobatan yang sesuai dengan jenis masalah di pankreasnya.

Terapi DM dilakukan dengan mengatur pola makan dan rutin berolahraga. Namun, bila penyakit pankreas itu berupa tumor atau kanker, pengobatannya harus lewat operasi.

BERITA TERKAIT