02 January 2019, 16:50 WIB

Bali Targetkan Bebas Rabies Tahun 2020


Ruta Suryana | Nusantara

GUBERNUR Bali Wayan Koster  menargetkan penanganan rabies di Bali akan tuntas di 2020. Untuk mewujudkannya, upaya yang akan dilakukan adalah menguatkan program pemberantasan dan juga tindakan pencegahan dini seperti vaksinasi.

"Dengan anggaran dan tim yang sudah ada, kita prioritaskan daerah yang masih masuk kawasan terjangkit rabies sehingga di tahun mendatang sudah benar-benar bebas. Sedangkan kawasan lain kita juga cover agar tetap bebas rabies," ujar Wayan Koster saat menerima audiensi Plt Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali Wayan Mardiana, dan dua orang pakar rabies, Prof. I Ketut Pudja, dan AA Gde Putra, di ruang kerjanya, Rabu (2/1).

Baca juga: Rabies di Indonesia

Sementara Wayan Mardiana mengatakan, tim memprioritaskan untuk mengatasi rabies di kawasan yang masih disebut zona merah rabies. "Pencegahannya juga mencakup sosialisasi dan informasi terutama kepada pemilik anjing agar senantiasa menjaga kesehatan hewan peliharaannya sehingga dapat terhindar dari terjangkit rabies. Juga langkah-langkah pencegahan agar rabies tidak menyebar ke kawasan lain di luar zona merah tersebut," kata Mardiana.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya menyatakan pihaknya mendukung penuh penanggulangan rabies terutama dengan tindakan kesehatan jika terjadi gigitan anjing, serta penyediaan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan juga didukung dengan adanya 42 rabies center di seluruh Bali. (X-11)

 

BERITA TERKAIT