Penerapan Tarif Trans Patriot Masih Tertunda


Penulis: Gana Buana - 06 December 2018, 14:43 WIB
ANTARA FOTO/Risky Andrianto
 ANTARA FOTO/Risky Andrianto

PENERAPAN tarif bus Trans Patriot masih tertunda. Padahal, rencanannya pemerintah kota Bekasi mulai mengenakan tarif kepada penumpang Trans Patriot pada Senin (3/12) kemarin, setelah menggratiskan sejak Senin (26/11) lalu.

“Kami, antara pemerintah dan pengelola Bus Trans Patriot, masih membahas soal besaran subsidi tarif,” ungkap Direktur Utama Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP), TB Hendra, Selasa (6/12).

Baca juga: Jumlah Penumpang Bus Trans-Patriot Melonjak

Menurut dia, pemberlakuan tarif terpaksa molor karena harus melalui kajian yang matang. Apalagi tarif yang dipatok bakal menjadi tolok ukur nilai subdisi yang akan diberikan pemerintah daerah kepada pengelola.

Sejauh ini, kata dia, animo masyarakat kian meningkat. Awal pengoperasian bus Trans Patriot, jumplah penumpang pada setiap bus tak lebih dari lima orang. Namun, saat ini sudah mencapai 20-25 orang penumpang setiap bus.

“Rencana tarifnya Rp3.500 per orang, namun rupanya masih perlu pembahasan. Kami berharap Senin (11/12) sudah bisa diterapkan,” jelas Hendra.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bus Trans Patriot resmi beroperasi sejak Senin (26/11). Sembilan bus yang sudah dibeli Pemerintah Bekasi senilai Rp11 miliar itu baru melayani satu rute dengan jalur pulang - pergi yang berbeda, yakni Terminal Bekasi-Harapan Indah dan Harapan Indah-Terminal Bekasi.

Rute Terminal Bekasi-Harapan Indah melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan Chairil Anwar dan Jalan Cut Meutia dengan panjang lintasan 14,7 kilometer dan rute Harapan Indah-Terminal Bekasi sepanjang 9,6 kolometer. (OL-6)

BERITA TERKAIT