Kemensos Bentuk Kampung Siaga Bencana Kota Mataram


Penulis: Indriyani Astuti - 20 November 2018, 16:45 WIB
Ist
 Ist

KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) memfasilitasi terbentuknya Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Lokasi itu merupakan KSB ke-635 di Indonesia dan KSB kedua yang dibentuk Kemensos di Kota Mataram, sebelumnya di kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kemensos, Harry Hikmat, menjelaskan dipilihnya kota Mataram sebagai KSB karena termasuk daerah yang rawan bencana karena wilayah NTB masuk jalur cicin api yang rawan terjadi gempa bumi.

Data Pemkot Mataram mencatat akibat gempa bumi beberapa bulan lalu sebanyak 13.000 lebih rumah mengalami kerusakan dan 2.000 rusak berat di kota ini.

"Karena daerah ini merupakan kawasan yang rawan terjadi gempa," tutur Harry Hikmat dalam siaran pers, Selasa (20/11).

Baca juga: Kampung Gurusina Dibangun Lagi

Pembentukan KSB, katanya, ditujukan untuk mengurangi dampak bencana sekaligus sebagai bagian dari mitigasi bencana. Pemda, TNI, Polri, BPBD dan seluruh pilar-pilar sosial termasuk pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terlibat dalam pendirian KSB.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi VIII DPR RI, Rachmat Hidayat, dikukuhkan menjadi pembina Taruna Siaga Bencana Nasional. Pembina TAGANA Nasional bertugas memberikan dukungan penuh kepada kebencanaan termasuk dukungan anggaran penanggulangan bencana di Indonesia.

Rachmat mengaku senang menjadi pembina kehormatan karena membuat jiwanya semakin bersemangat untuk mengatasi bencana. Untuk itu, ia siap mendukung anggaran untuk kebencanaan.

Ditampat yang sama, Walikota Matarama Ahyar Abduh mengatakan KSB mendorong kerjasama semua unsur untuk meminimalisasi korban apabila gempa bumi ataupun bencana terjadi. (OL-3)

BERITA TERKAIT