29 April 2022, 04:00 WIB

Amalan Khusus di Akhir Ramadan


DINDA SHABRINA | Ramadan

SAMA halnya di awal Ramadan, pengujung Ramadan pun berkah yang diberikan Allah amat banyak. Tak putus-putusnya rahmat dan kasih sayang Allah dilimpahkan untuk hambanya. Tentu saja keberkahan itu bisa kita dapatkan apabila kita mengerjakan amalan dan perintah-Nya.

"Di pengujung Ramadan ini menjadi kesempatan buat umat muslim untuk mengencangkan ibadahnya. Melakukan amal ibadah di 10 terakhir Ramadan akan mendapatkan pahala yang berlipat," kata Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam kanal Youtube miliknya.

Ada beberapa amalan khusus yang bisa dikerjakan umat muslim jika ingin mendapatkan keberkahan dari Allah. Semua amalan khusus ini hanya menguap begitu saja apabila tidak dijaga dalam keistikamahan. Apa saja amalan khusus itu?

Yang pertama, kata Abdul Somad, ialah beriktikaf di dalam masjid sebab itu yang paling utama. Hal itu sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

"Nabi melaksanakan iktikaf di 10 hari terakhir Ramadan. Setelah nabi meninggal dunia, istri-istrinya pun tetap beriktikaf,” kata Abdul Somad.

Dengan berdiam diri masjid, UAS menyampaikan kita bisa memfokuskan diri dengan hanya mengingat Allah. Dianjurkan juga di dalam masjid itu kita memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, dan salat sunah.

Amalan khusus selanjutnya ialah memperbanyak takbir. UAS menjelaskan, takbir di hari-hari terakhir Ramadan tidak harus dilakukan di dalam masjid. Di mana pun kita berada, bertakbirlah walaupun sambil masak atau membersihkan stoples. "Takbir itu di mana saja," timpalnya.

Selain memperbanyak takbir, amalan khusus berikutnya ialah membayar zakat fitrah atau zakat jiwa. Menurut UAS, dengan membayar zakat fitrah di bulan suci Ramadan, sama saja seorang muslim membersihkan jiwanya.

Ia mengingatkan zakat fitrah itu merupakan hak fakir miskin. Sepanjang tahun mereka harus bersusah payah mengais rezeki, serbakekurangan dan di bulan Ramadan inilah kesempatan bagi mereka untuk merasakan sejahtera.

“Buatlah kaum fakir miskin ini kaya. Jangan mengemis juga dia di bulan (Ramadan) ini, kalau masih ada yang mengemis, satu kampung kita ikut berdosa,” imbuhnya.

 

Bersilaturahim

Amalan khusus lain di akhir Ramadan yang tak kalah penting ialah menyambung silaturahim. UAS mengatakan umat Islam di pengujung Ramadan ini dianjurkan untuk mempererat silaturahim, menjaga hubungan baik dengan keluarga, kerabat, dan tetangga.

Abu Ayyub al-Anshari meriwayatkan, Rasulullah pernah mengatakan bahwa amalan terbaik untuk bisa masuk surga ialah beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya, menegakkan salat, membayar zakat, serta menjalin silaturahim.

Hal yang sama diutarakan Guru Besar Pendidikan Bahasa Arab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Ahmad Thib Raya. Kebersamaan dalam setiap ibadah Ramadan yang dilakukan secara berjemaah, sesungguhnya memiliki pesan mendalam. Dengan melakukannya, umat akan menjalin kebersamaan dan perdamaian.

"Ketika Hari Raya Idul Fitri tiba, kesempatan untuk bersilaturahim terus berlanjut dan hal itu sekaligus menjadi momentum yang baik untuk menciptakan perdamaian," urainya dalam kajian daring.

Dengan bersilaturahim dan saling memaafkan, kita akan membersihkan diri dan siap membuka lembaran baru pada Hari Raya Idul Fitri nanti. "Allah menyukai seseorang yang mau memaafkan perbuatan zalim orang lain atas dirinya hingga memberikan rahmat kepadanya," pungkasnya.

BERITA TERKAIT