25 April 2022, 15:30 WIB

Minuman Rempah Alternatif Pelepas Dahaga saat Puasa


Faustinus Nua |

SEPANJANGbulan puasa Ramadan hingga Idul Fitri mendatang, masyarakat dimanjakan dengan beragam menu minuman berpemanis yang menggunakan sirup. Padahal, produk tersebut memiliki kandungan pemanis buatan yang akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh.

Karena itu, dosen Prodi Pengobat Tradisional, Universitas Airlangga (Unair) Myrna Adianti menyarankan agar masyarakat mengganti minuman berpemanis buatan itu dengan minuman berbahan herbal.

"Salah satu bahan herbal yang memiliki segudang manfaat yaitu kencur, temulawak, jahe merah. Kencur ini banyak manfaatnya selain dibuat masakan, kencur bisa dibuat minuman untuk mengatasi sakit kepala atau migrain, dan pegal linu,” jelasnya seperti dikutip dari laman Unair, Senin (25/4).

Selain kencur, imbuh Myrna, temulawak juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Temulawak dapat dimanfaatkan untuk mengatasi letih dan lesu dan dapat dinikmati sebagai olahan sirup. "Namun untuk penderita penyakit gangguan pencernaan harus mendapatkan anjuran atau konsultasi ke dokter untuk mengkonsumsi temulawak sebagai bahan herbal," kata dia.

Mahasiswa Program Studi Pengobat Tradisional Unair Bunga Azka Salsabila Afandi, mengungkapkan bahwa masyarakat perlu diedukasi. Masyarakat perlu mendapat pemahaman terkait asuhan mandiri mengenai penggunaan herbal dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatasi gangguan muskuloskeletal.

"Selain itu ini juga membantu masyarakat untuk memiliki keterampilan berupa pengolahan herbal dengan cara yang lebih baik dan sesuai dengan standar operasional prosedur dan anjuran dari kemenkes,” ujar Bunga.

“Menjelang ramadhan biasanya orang-orang berbondong-bondong beli sirup makanya kita bahas materi sirup supaya masyarakat bisa bikin dan nanti pas lebaran konsumsi sirupnya sirup herbal,” tandasnya. (H-2)

 

BERITA TERKAIT