15 April 2022, 17:48 WIB

Meriahkan Ramadan, Santri Dukung Ganjar Sumsel Santuni Anak Yatim


Dwi Apriani |

SANTRI Dukung Ganjar Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan santunan kepada panti asuhan Hidayatullah dan panti asuhan Harapan Karya Palembang.

Koordinator Santri Dukung Ganjar Sumsel, Samsul Bahri mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama umat manusia. Terlebih di bulan suci Ramadan yang pernuh berkah.

"Dengan momentum hari ini menunjukkan, kita selaku manusia harus bermanfaat terhadap sesama dengan rasa kepedulian di bulan penuh keberkahan dan kemuliaan ini setiap ganjaran dan setiap apa yang kita kerjakan ini menjadikan amal shaleh," kata Samsul di Sekretariat Santri Dukung Ganjae Sumsel, Palembang, kemarin.

Samsul menilai, gerakan Santri Dukung Ganjar harus diisi dengan kegiatan yang positif. Sehingga, memberi kemanfaatan terhadap masyarakat luas.

Hal itu, kata dia, sesuai dengan yang dicontohkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Menururnya, dalam setiap kesempatan Ganjar selalu berusaha untuk melayani masyarakat.

"Semoga gerakan ini mampu mencapai tujuan mulia kita untuk turut andil dalam menyejahterakan masyarakat Indonesia. Harapan kita semua, Pak Ganjar diberi jalan yang mulus untuk memimpin kita nantinya," ujarnya lagi.

Sementara itu, Pimpinan Panti Asuhan Hidayatullah, Ustazah Komariah berterima kasih telah dilibatkan dalam kegiatan Santri Dukung Ganjar Sumsel.

"Sembako yang diberikan sangat membantu bagi kebutuhan panti asuhan yang dipimpinnya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Pimpinan Panti Asuhan Harapan Karya, Aisyiyah. Dia mengatakan, santunan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan para anak yatim di panti asuhan.

"Harapannya semoga (Santri Dukung Ganjar Sumsel) selalu mendapatkan balasan atas apa yang sudah dilakukan, dan terakhir semoga bapak Ganjar Pranowo bisa melanjutkan estafet kepemimpinan di negara ini menjadi Presiden 2024-2029," tuturnya.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk mendukung Ganjar Pranowo Pilpres 2024 nanti. Acara dirangkai dengan pembacaan yasin dan tausiah keagamaan.

Terakhir, ditutup dengan buka puasa bersama-sama dan sholat magrib berjamaah serta pembagian sembako kepada panti asuhan. (OL-13)

BERITA TERKAIT