12 May 2021, 11:49 WIB

Tokoh Agama Riau Imbau Salat Id dan Takbiran di Rumah Saja


Rudi Kurniawansyah | Ramadan

SEJUMLAH tokoh agama di Riau bersama Kapolda Inspektur Jenderal (Irjen) Agung Setya Imam Effendi sepakat mendukung surat edaran Wali Kota Pekanbaru untuk tidak menggelar takbir keliling dan salat Idul Fitri 1442 H di rumah masing-masing.

Tokoh agama itu yakni Sekretaris Umum (Sekum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Abu Nawas, Ketua IKMI Riau, Sekretaris Umum PW Muhammadiyah Riau Yusman Yusuf, Ketua GP Ansor Purwaji, dan Kepala Ponpes Nurul Huda KH. Tohir. Pertemuan dilakukan di Mapolda Riau membahas hal yang berkaitan dengan status zona merah Covid-19 dan pelaksanaan ibadah hari raya Idul Fitri 1442 H sebagaimana telah diterbitkan surat edaran oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Kami sepakat untuk mendukung surat edaran Wali Kota Pekanbaru agar masyarakat tidak melaksanakan takbir keliling dan imbauan untuk salat Idul Fitri 1442 H di rumah masing-masing tidak di lapangan terbuka maupun masjid," kata Sekum MUI Riau Abu Nawas di Pekanbaru, Rabu (12/5).

Dijelaskannya, Kota Pekanbaru dengan angka terkonfirmasi positif per tanggal 10 Mei 2021 sebanyak 22.688 dan angka kematian 476 orang telah ditetapkan sebagai daerah zona merah. Adapun Surat Edaran Pemerintah Kota Pekanbaru yang menganjurkan masyarakat untuk tidak menggelar takbir keliling dan cukup melaksanakan salat Idul Fitri 1442 H di rumah saja tersebut tentunya dimaksudkan untuk menekan laju pertambahan terkonfirmasi positif dan kematian di Kota Pekanbaru.

Menurutnya, para tokoh agama sepakat untuk mendukung SE Walikota Pekanbaru No. 10/2021 yang dikeluarkan pada 6 Mei 2021 dengan membuat pernyataan tertulis.

Ia mengungkapkan, para tokoh agama juga meminta seluruh masyarakat Kota Pekanbaru untuk bersama-sama mematuhi dan melaksanakan surat edaran yang telah dikeluarkan pemerintah Kota Pekanbaru.

Para tokoh juga mengimbau agar pelaksanaan salat Idul Fitri di luar wilayah Kota Pekanbaru, untuk mempedomani dan menyesuaikan dengan Surat Edaran maupun keputusan Kepala Daerah Bupati/Walikota masing-masing.

"Para tokoh agama bersama petugas keamanan akan menjaga surat edaran pemerintah daerah tersebut benar-benar dipatuhi dan dilaksanakan," jelas Abu Nawas.

Sementara Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan pihaknya melakukan rapat kordinasi untuk menggelorakan dan mengajak tokoh agama menjadi salah satu bagian dalam penyempaian penerapan prokes.

"Ini merupakan upaya kita dalam memutus rantai Covid-19 yang ada di Riau khususnya di Pekanbaru. Upaya ini merupakan kegiatan bersama dalam penyampaian terhadap masyarakat dalam penyelenggaraan salat id di wilayah Kota Pekanbaru," jelas Agung.

Agung berharap masyarakat dapat mengikuti arahan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk memutus penyebaran Covid-19.

"Saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah mengikuti peraturan yang telah berlaku. Kita terus melakukan edukasi kepada
masyarakat," ujarnya. (OL-13)

Baca juga: Sebanyak 120.476 Narapidana Peroleh Remisi Idul Fitri 1442 H

BERITA TERKAIT